Gaungkan Internet Positif Lewat Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi

Kamis, 12 September 2019 10:22 Reporter : Haris Kurniawan
Gaungkan Internet Positif Lewat Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi Ilustrasi Sosial Media. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Dalam rangka mendorong pengguna internet atau netizen di Indonesia lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan internet, sejumlah kementerian, lembaga, komunitas hingga sejumlah pihak membuat gerakan yang disebut Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menanggapi gerakan tersebut. Kata dia, hidup di era digital memudahkan masyarakat untuk mendapatkan, berbagi, hingga mengolah berbagai informasi.

Meskipun memudahkan, kata dia, dalam berinteraksi satu sama lain dan mudahnya arus informasi di era digital, menjadi tantangan sendiri di era ini.

"Seperti rentannya penyebaran konten negatif melalui internet berupa hoax, cyberbullying, dan online radicalism. Siberkreasi sebagai gerakan nasional berupaya untuk menanggulangi hal-hal tersebut dengan melakukan literasi digital. Bersama siberkreasi kita mendorong netizen Indonesia untuk aktif berpartisipasi dalam menyebarkan konten positif secara konsisten di dunia maya. Sehingga dengan memanfaatkan perkembangan teknologi ini kita bisa berkembang dan produktif di dunia digital," katanya.

Oleh karenanya, Rudiantara mendukung langkah siberkreasi menyebarkan literasi digital. "Berbagai macam informasi bisa kita dapatkan di media sosial, baik yang positif maupun yang negatif. Untuk itu dibutuhkan literasi digital agar masyarakat luas mampu memilih dan memilah konten serta memerangi info hoax, hate speech dan berita negatif lainnya."

"Ponsel dan internet itu ibarat pisau bermata dua, yang harus ditingkatkan adalah kemampuan kita untuk menggunakan internet secara baik. Sehingga manfaatnya lebih banyak dan mudharatnya ditekan. Keberadaan Siberkreasi membantu penyebaran literasi digital kepada masyarakat luas di Indonesia," katanya.

Untuk informasi, setelah dua tahun sejak diluncurkan pada 27-29 Oktober 2017 di Jakarta, siberkreasi telah berhasil mewadahi 102 lembaga/komunitas dari berbagai unsur, menjangkau 442 lokasi dengan lebih dari 185.000 peserta aktif yang dikemas dalam program program sinergi, dan menyebarluaskan 73 buku seri literasi digital yang telah diunduh sebanyak 180.000 kali.

Beberapa program unggulan Siberkreasi antara lain, School of Influencer, Pandu Digital, Kreator Nongkrong, dan literasidigital.id, Dengan literasidigital.id, masyarakat dapat mendapatkan pengetahuan seputar pendidikan digital, ekonomi digital, cybercrime, dan lain lain dalam bentuk buku, video, dan infografis yang dapat diunduh secara gratis.

Tahun ini, mempunyai program Siberkreasi Netizen Fair 2019. Program ini diadakan setiap tahun. Pada tanggal 5 Oktober Siberkreasi Netizen Fair 2019 akan berlangsung di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta. Kegiatan ini merupakan gelaran ketiga setelah dua tahun sebelumnya Siberkreasi Netizen Fair sukses digelar.

Dengan mengangkat tema Creator Generation pada tahun ini, Siberkreasi Netizen Fair 2019 hadir untuk mengajak anak bangsa lebih bebas menuangkan kreativitas dalam berekspresi serta mendorong anak muda agar mampu memanfaatkan teknologi dengan memproduksi konten positif yang bisa berguna bagi banyak orang. Hal ini dikarenakan kurang fasilitas untuk mengembangkan kreativitas baik di sekolah maupun di rumah. Akibatnya, akan melahirkan mentalitas sumbu pendek saat melihat berita di media sosial.

Masyarakat dari berbagai lapisan dapat terlibat aktif dalam menyebarluaskan internet positif agar tercipta netizen Indonesia yang kreatif, inovatif, dan produktif. Para pelaku industri digital pun diharapkan dapat berkolaborasi dan mendukung pemerintah selaku fasilitator dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di kancah global dalam industri 4.0.

"Siberkreasi Netizen Fair adalah event yang penuh dengan energi positif dari dunia siber. Mulai dari bermacam workshop, entertainment & penghargaan. Orang harus datang untuk mendapatkan inspirasi, ilmu & kreatifitas baru, jika ingin aktif berkontribusi dalam dunia siber. Tapi juga bagi konten kreator yg sudah konsisten membuat konten positif, Netizen Fair adalah rumah mereka, karena karya mereka dihargai di situ," kata Yosi Mokalu, Ketua Divisi Kreatif GNLD Siberkreasi berpendapat.

Untuk mengikuti Siberkreasi Netizen Fair 2019, masyarakat tidak dikenakan biaya alias gratis. Bagi yang ingin ikut serta, dapat mendaftar di website siberkreasi.id. Pendaftaran ditutup pada tanggal 25 September 2019, pada pukul sebelas malam. [hrs]

Topik berita Terkait:
  1. Internet Indonesia
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini