Gandeng Operator Seluler, Menkominfo Lacak Penyebaran Covid-19

Kamis, 26 Maret 2020 16:05 Reporter : Fauzan Jamaludin
Gandeng Operator Seluler, Menkominfo Lacak Penyebaran Covid-19 Menkominfo Johnny G. Plate. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengeluarkan Keputusan Menteri Kominfo Nomor 159 Tahun 2020. Keputusan menteri ini terkait dengan upaya penanganan Covid-19 melalui dukungan sektor Pos dan Informatika.

"Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama, dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Operator Telekomunikasi berkoordinasi secara terpadu dalam upaya Surveilans berupa tracing (penelusuran), tracking (pelacakan) dan fencing (perlindungan)Covid-19," jelasnya dalam konferensi pers online, Kamis (26/3).

Dilanjutkannya, penyelenggaraan tracing, tracking dan fencing melalui infrastruktur, sistem dan aplikasi telekomunikasi ini untuk mendukung Surveilans Kesehatan, yang dilakukan sesuai dengan regulasi bidang kesehatan, kebencanaan, telekomunikasi, informatika, dan bidang terkait lainnya.

"Penyelenggaraan Surveilans terkait Covid-19 meliputi pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, dan diseminasi sebagai suatu kesatuan yang tidak terpisahkan untuk menghasilkan informasi yang objektif, terukur, dapat diperbandingkan antar waktu, antar wilayah, dan antar kelompok masyarakat sebagai bahan pengambilan keputusan," ungkap dia.

1 dari 1 halaman

Pakai Aplikasi

Menkominfo mengatakan, upaya terpadu surveilans menanganinya adalah menggunakan aplikasi Tracetogether yang dikembangkan oleh Operator Telekomunikasi dan akan terpasang pada smartphone dari positif virus corona untuk memberikan penanganan darurat apabila diperlukan.

Selain itu, melakukan tracing, tracking dan fencing, serta dapat memberikan peringatan jika melewati lokasi isolasinya.

"Aplikasi tracking akan menggunakan aplikasi yang dapat me-log pergerakan positif COVID-19 selama 14 hari ke belakang. Aplikasi juga dapat terhubung dengan operator selular lainnya untuk menghasilkan visualisasi yang sama," kata dia.

Pemerintah juga akan memonitor berkumpulnya orang di masa darurat dalam rangka physical distancing melalui data pergerakan smartphone (Nomor HP/MSISDN) berdasarkan data BTS. Peringatan dapat diberikan melalui SMS blast.

[faz]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini