FWA akan dimatikan pelan-pelan

Selasa, 17 September 2013 09:53 Reporter : Arif Pitoyo
FWA akan dimatikan pelan-pelan GSM dan CDMA. ©2012 Switched.com

Merdeka.com - Seperti sudah diduga, layanan Fixed Wireless Access (FWA) sudah tak memiliki harapan hidup lebih lama. Selain karena mobilitasnya yang terbatas, layanan seluler juga lebih bisa menawarkan beragam fitur dan layanan ketimbang FWA.

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Muhammad Budi Setiawan mengatakan layanan FWA dulu digelar karena untuk meningkatkan data penetrasi telepon layanan tetap.

"Namun, pada praktiknya, layanan FWA cenderung menyusahkan karena pengguna tidak bisa menggunakan nomor telepon tersebut di luar kota, sedangkan untuk menyetting layanan antar kota seperti Combo Flexi juga cenderung menyusahkan,” ujarnya, belum lama ini.

Budi Setiawan juga mengungkapkan hampir semua operator FWA menghentikan ekspansi jaringannya dan hanya memanfaatkan jaringan yang sudah dibangun.

Dari sisi kinerja keuangan, operator FWA sangat memprihatinkan. Namun, beruntung, kecuali PT Bakrie Telecom Tbk, sejumlah operator FWA juga memiliki lisensi seluler sehingga pendapatan masih bisa mengalir dari akses layanan tersebut.

Dari sisi handset, saat ini sudah sangat jarang ponsel yang berteknologi code division multiple access (CDMA), yaitu teknologi banyak dipakai operator FWA, sehingga pertumbuhannya pun stagnan, bahkan menurun.

Untuk itulah, pemerintah melalui Kemenkominfo berusaha mematikan layanan FWA dan menggantinya dengan teknologi netral pada frekuensi 850 MHz.

Namun, kalaupun teknologi netral sudah diimplementasikan, operator FWA juga masih memiliki pilihan sulit. Bila jalan terus dengan CDMA, maka ada kendala handset dan interoperabiltas dengan teknologi GSM.

Adapun, untuk mengganti perangkat dari CDMA ke GSM sudah pasti membutuhkan dana investasi yang besar. Bila sudah begini, mungkin bukan hanya layanan FWA-nya yang dimatikan, operatornya pun mesti dikonsolidasikan agar memiliki pendanaan dan positioning yang kuat terhadap vendor ponsel dan jaringan. [dzm]

Topik berita Terkait:
  1. Teknologi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini