Frekuensi 700 MHz Diujicoba Kemkominfo untuk Komunikasi Bencana

Rabu, 10 April 2019 08:06 Reporter : Fauzan Jamaludin
Frekuensi 700 MHz Diujicoba Kemkominfo untuk Komunikasi Bencana BTS 4G. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akhirnya resmi menggulirkan uji coba frekuensi 700MHz untuk komunikasi kebencanaan. Uji coba Public Protection and Disaster Relief (PPDR) ini dilakukan di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Rudiantara, sistem komunikasi kebencanaan yang baik diperlukan karena Indonesia masuk dalam wilayah ring of fire alias rawan bencana.

Sementara saat ini frekuensi yang ditetapkan secara internasional untuk mendukung komunikasi kebencanaan adalah 700MHz. Karenanya, Indonesia sebagai bagian dari dunia internasional mengikuti ketetapan itu agar tercipta komunikasi kebencanaan yang lebih baik.

"Di dunia internasional, 700MHz ini merupakan digital dividend. Sebagian dari frekuensi ini harus diaplikasikan untuk penanganan maupun pemulihan usai bencana. Jadi, Indonesia sebagai bagian dari dunia internasional harus ikut," tuturnya di Plasa Telkom Pangandaran seperti yang dikutip dari Liputan6.com, Selasa (9/4)

Turut hadir dalam peluncuran uji coba ini adalah Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Anggota Komisi I DPR RI Budi Youyastri bersama dengan jajaran dari Basarnas, TNI AD, BMKG, BPBD Pangandaran, dan Kemenkopolhukam.

Sekadar informasi, frekuensi 700MHz dipilih karena lebih rendah, sehingga memiliki jangkauan yang lebih luas. Dalam uji coba ini, Kemkominfo akan menggunakan 2x10MHz dari keseluruhan lebar yang dimiliki frekuensi ini, yaitu 112MHz.

Reporter: Agustinus Mario Damar [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Kominfo
  2. Menkominfo
  3. Rudiantara
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini