Foxconn Diduga Raup Keuntungan Tambahan Dari Apple Pakai Cara Ini

Senin, 16 November 2020 15:12 Reporter : Indra Cahya
Foxconn Diduga Raup Keuntungan Tambahan Dari Apple Pakai Cara Ini Foxconn. ©2015 macrumors.com

Merdeka.com - Berdasar laporan terbaru, disebut bahwa hubungan antara Apple dengan mitra produksinya di Tiongkok yakni Foxconn, ternyata memburuk.

Mengutip laman 9to5Mac yang dikutip Tekno Liputan6.com, laporan ini dimuat pertama oleh The Information, dan mengungkap secara detail bahwa Foxconn hanya mendapatkan sedikit keuntungan dari pembuatan produk Apple seperti iPhone, iPad, sampai MacBook. Padahal, Apple terus mengalami peningkatan keuntungan dalam beberapa tahun terakhir.

Disebutkan, Apple mendapatkan keuntungan sekitar 40 persen dari produknya. Namun margin keuntungan Foxconn disebut-sebut hanya single digit.

Gara-gara margin keuntungan tipis ini, Foxconn dilaporkan harus memutar otak dan mencari taktik untuk meningkatkan keuntungannya.

Salah satu contohnya adalah ketika memproduksi iPad Pro 2018. Ketika Foxconn mulai uji coba produksi iPad Pro tersebut, mereka memberi tahu Apple terkait kebutuhan akan pekerja tambahan untuk keperluan produksi.

Hal ini dianggap sebagai prosedur standar untuk hubungan kemitraan Apple dan Foxconn, namun dilaporkan bahwa Foxconn malah melebih-lebihkan jumlahnya.

Laporan yang sama menjelaskan, Foxconn rupanya tidak mempekerjakan karyawan tambahan sesuai jumlah yang disebutkan ke Apple. Hal ini dilakukan sebagai upaya Foxconn mendapatkan keuntungan lebih.

"Menurut sejumlah pegawai Foxconn, bukan pertama kalinya Foxconn melakukan hal seperti ini. Foxconn secara rutin meminta Apple untuk menambah pegawai, melebihi jumlah yang dibutuhkan. Foxconn mencoba mendapatkan keuntungan lebih tiap ada peningkatan produksi sebuah produk Apple," tulis laporan The Information.

Ada lagi contoh lain terkait produksi MacBook 12 inci. Laporan tersebut menyebutkan, Apple menuding Foxconn membuka tur pabriknya di Tiongkok bagi karyawan Google, untuk melihat pembuatan frame metal MacBook 12 inci.

Imbasnya, Apple meminta Foxconn untuk memberikan rekaman CCTV dan riwayat kunjungan, tetapi Foxconn menolak untuk memberikan kepada mitra terbesarnya itu.

2 dari 2 halaman

Pakai Mesin Apple Untuk Huawei

Ada lagi kasus lainnya, di mana Foxconn diam-diam menggunakan peralatan produksi milik Apple untuk mengerjakan smartphone merek lain.

Salah satunya adalah, Foxconn menggunakan mesin pengujian frekuensi radio milik Apple untuk menguji smartphone Huawei.

Sekadar informasi, selama beberapa tahun terakhir, Apple meningkatkan manufakturnya di luar Tiongkok, salah satunya di India.

Kenyataannya saat ini, iPhone yang dijual di pasar Eropa merupakan buatan India. Namun, di India pun, Apple masih bekerja sama dengan Foxconn sebagai mitra manufakturnya.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani [idc]

Baca juga:
Apple Akuisisi Startup AI, Punya Kemampuan Kenali Objek Dalam Video
Apple Pimpin Pengapalan Pasar Tablet seluruh Dunia
iPhone 12 Lolos Uji Sertifikasi Kemkominfo, Siap Dirilis?
Apple Perkenalkan MacBook Pro Dengan Chip M1, Tercepat dan Terhemat Baterai
Apple Perkenalkan Mac Mini Dengan Prosesor M1, Harga Paling Terjangkau
Apple Perkenalkan MacBook Air Dengan Chip M1, Ini Harganya
Apple Perkenalkan M1, Chipset Mac Berbasis ARM Terbaru

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Apple
  3. Foxconn
  4. Smartphone
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini