Facebook sebut Sepanjang Awal Tahun 2019, 753,7 Juta Akun Palsu Diberangus

Selasa, 22 Januari 2019 16:00 Reporter : Merdeka
Facebook sebut Sepanjang Awal Tahun 2019, 753,7 Juta Akun Palsu Diberangus Logo Facebook. ©2012 Facebook

Merdeka.com - Director Global, Politic and Government Outreach Facebook, Katie Harbath, mengatakan sepanjang awal tahun 2019, Facebook telah menghapus 753,7 juta akun palsu secara global.

Cara ini dianggap jitu sebagai upaya menekan hoaks yang beredar di Facebook. Apalagi tahun 2019 ini, di Indonesia akan menggelar pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres).

"Facebok dan Instagram percaya, media sosial bisa menjadi kekuatan positif untuk demokrasi di dunia, tetapi hoaks dan ujaran kebencian adalah tantangan yang dihadapi jelang pemilu," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk menghapus akun tersebut, Facebook menerapkannya dengan kecerdasan buatan. Memanfaatkan teknologi mutakhir ini untuk menyisir perilaku-perilaku penggunanya secara abnormal.

Perilaku abnormal misalnya, ketika seseorang baru membuat akun, dia menambahkan siapapun ke daftar pertemanan, membuat banyak grup, serta mengunggah banyak unggahan di berbagai grup yang dibuatnya.

"Ketika diidentifikasi, perilaku abnormal dari akun itu menjadi sinyal tersendiri (bagi suatu akun untuk menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian)," tuturnya.

Dalam mengenali akun palsu dan menghapusnya, Facebook mengaku sudah menambah jumlah personil yang bekerja di bidang keamanan platform. Mulanya, jumlah orang yang bekerja mengatasi akun palsu 'hanya' 10 ribu orang. Namun, demi komitmen memerangi hoaks dan ujaran kebencian, jumlah ini dilipatgandakan menjadi 30 ribu orang.

"Menghapus akun-akun palsu yang mencoba mengatur narasi publik bisa menurunkan peredaran jumlah hoaks. Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengidentifikasi berita palsu," kata Harbath.

Dia bahkan menjelaskan, sangat mungkin ada pihak-pihak tak bertanggung jawab yang membuat 10-15 akun palsu demi menyebarkan konten hoaks dan ujaran kebencian.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustin Setyo Wardani [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Facebook
  2. Berita Hoax
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini