Ericsson sebut remaja paling demen nonton streaming

Selasa, 19 Januari 2016 21:03 Reporter : Fauzan Jamaludin
Ericsson sebut remaja paling demen nonton streaming YouTube. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Berdasarkan data dari hasil riset Ericsson Consumer Labs menunjukkan remaja yang lahir di pertengahan tahun 1990-an yang sekarang berusia 16-19 tahun tak lagi suka menikmati tayangan televisi. Mereka dikatakan lebih gemar menonton lewat streaming online melalui perangkat mobile, baik tablet ataupun smartphone.

Sementara itu, 49 persen dari remaja yang berusia 16-19 tahun menghabiskan waktunya sekitar satu jam atau lebih setiap harinya untuk menonton konten yang tersedia di YouTube.

Hasil riset yang dilakukan Ericsson Consumer Lab ini mengambil sampel dari wawancara dengan 40 ribu responden di 24 negara.

Jumlah remaja yang gemar menonton streaming itu, dikatakannya, masih menunjukkan peningkatan yang pesat. Padahal di tahun 2011 persentase remaja yang menonton streaming masih berkisar di angka 7 persen saja. Angkanya disebutkan mengalami lonjakan jadi 20 persen di tahun 2015 dengan durasi menonton lebih dari tiga jam setiap harinya.

Tren menonton lewat perangkat mobile dan streaming telah diprediksi Ericsson bakalan booming jauh-jauh hari.

"Akhirnya sekarang mulai kejadian di Indonesia. Dari yang tadinya cuma nonton di rumah dengan big screen kemudian lanjut di jalan dengan small screen di smartphone maupun tablet. Operator sudah harus menyiapkan jaringannya karena demand itu terus muncul," kata Nana.

Layanan telekomunikasi berbasis teknologi 4G LTE (long term evolution) yang mulai tersedia secara luas di tanah air diklaim Nana cukup berpengaruh pada gaya hidup masyarakat dalam menikmati hiburan yang ada melalui akses internet cepat yang disediakan operator. [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. Video
  2. Internet Indonesia
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini