Dorong ekonomi nasional, BRI buktikan kontribusi dari luar angkasa

Kamis, 23 Juni 2016 19:30 Reporter : Indra Cahya
Dorong ekonomi nasional, BRI buktikan kontribusi dari luar angkasa Peluncuran Satelit BRI. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sektor perbankan memegang peranan penting dalam menunjang perekonomian sebuah negara. Sebagai contoh, Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah dicanangkan oleh pemerintah sejak beberapa tahun lalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Fasilitas pembiayaan yang berasal dari perbankan ini pada 2015, berhasil menyalurkan total Rp 21,4 triliun kepada 960.424 debitur.

Beberapa fungsi bank bagi keberlangsungan sirkulasi ekonomi memang tidak dapat disepelekan. Poin penting lain yang juga tidak bisa dipandang sebelah mata misalnya, mendukung kelancaran mekanisme pembayaran, penghimpunan dana simpanan masyarakat dan menunjang kelancaran transaksi nasional.

Kemampuan bank menghimpun dana ternyata jauh lebih besar jika dibandingkan dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya. Dana simpanan yang berhasil dihimpun bakal disalurkan kepada pihak yang membutuhkan melalui penyaluran kredit. Melalui sistem dan kinerja tersebut, perekonomian nasional diharapkan dapat terdorong dengan geliat positif dunia perbankan.

Atas dasar tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan terobosan mutakhir di dunia perbankan. Hal ini tentu bertujuan agar perekonomian nasional dapat mengalami peningkatan.Guna mengoptimalkan fasilitas dan pelayanan perbankan berbasis teknologi, BRI siap meluncurkan sebuah satelit yang diberi nama BRIsat.

Dengan perkembangan industri perbankan di era digital, infrastruktur teknologi yang handal bagi BRI adalah hal yang mutlak. Satelit menjadi penopang operasional yang strategis untuk menciptakan bisnis dan pelayanan BRI kepada nasabah dan masyarakat secara berkesinambungan.

Kabar baiknya, BRIsat siap dikelola dan dioperasikan para ahli dan teknisi terbaik di bidang teknologi satelit dari dalam negeri. Keseluruhan, ada 53 orang yang diberi kepercayaan untuk menjalankan 45 transponder. Nantinya, pengelolaan BRIsat akan sepenuhnya dipegang oleh tim BRI. Langkah ini diharapkan menjadi solusi untuk menjaga kesinambungan peran satelit komunikasi yang dimiliki dan dioperasikan langsung oleh bank pertama di dunia tersebut.

Sebenarnya, gagasan pengoperasian satelit ini pertama kali dicetuskan pada 28 April 2014.Dengan tempo pengerjaan, yang mencakup proses desain dan manufaktur, BRIsat mampu diselesaikan dalam tempo 25 bulan. Manufaktur BRIsat diselesaikan oleh SS/L di Amerika Serikat. BRIsat dibawa ke Guyana Perancis dan diluncurkan pada 19 Juni 2016 dini hari waktu Indonesia. Arianespace selaku perusahaan yang akan memfasilitasi peluncuran BRIsat, akan menggunakan roket Ariane 5 untuk mengorbitkan pada slot 150.5 Bujur Timur.

Selanjutnya, BRIsat yang sudah mengorbit di luar angkasa, diharapkan dapat membantu BRI dalam memperluas jaringan sekaligus kualitas layanan yang lebih baik. Selain itu, manfaat bagi operasional BRI ini juga diupayakan dapat membuka akses perbankan yang lebih luas. Dengan begitu, kesempatan untuk menjangkau dan menciptakan koneksi di masyarakat semakin besar. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Satelit BRI
  2. Satelit Indonesia
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini