Dirjen APTIKA: Batas usia pengguna Tik Tok 13 tahun

Rabu, 11 Juli 2018 09:54 Reporter : Fauzan Jamaludin
Aplikasi Tik Tok. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasca bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, aplikasi Tik Tok menyatakan akan mengubah batas minimal usia penggunanya. Kala itu, disepakati bahwa batas usia yang mesti dilakukan aplikasi Tik Tok setidaknya umur 16 tahun.

Namun hal itu berubah. Perubahan itu disampaikan oleh Dirjen Aplikasi dan Informatika (APTIKA) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Semuel A. Pangerapan. Sehingga batas usia yang awalnya mau dijadikan 16 tahun, menjadi 13 tahun.

"Disesuaikan juga dengan aplikasi lain seperti Facebook, Twitter, dan lain sebagainya," katanya kepada awak media di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Selasa (10/7).

Meski begitu, pria yang akrab disapa Semmy ini menuturkan bahwa bagi pengguna yang belum berusia 13 tahun, harus mendapat izin dan berada di bawah pengawasan orang tua. Nantinya, pengguna di bawah usia tersebut akan diberikan semacam panduan bagi orang tua.

Seperti halnya, sebelum membuat akun, orangtua harus mengisi form yang diberikan.

"Pihak Tik Tok juga akan menerapkan teknologi face recognition. Jadi, dapat melakukan pengenalan wajah untuk mengetahui umur pengguna," tutur pria yang akrab dipanggil Semmy tersebut.

Sebelumnya, aplikasi Tik Tok sejak siang kemarin telah dinormalisasi. Maksudnya, akses internet untuk layanan aplikasi tersebut sudah tidak diblokir lagi. Alasannya, pihak manajemen aplikasi Tik Tok terlihat serius merespon segala aturan yang diminta oleh pemerintah Indonesia. Terutama membersihkan seluruh konten-konten negatif.

"Mereka sudah membersihkan konten-konten negatif dan melakukan standar baru untuk Indonesia," jelas Semmy. [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Tik Tok Diblokir
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini