Digitalisasi Aksara Nusantara Tembus Pertemuan "Dekade Bahasa Asli Internasional" PBB

Senin, 3 Mei 2021 12:53 Reporter : Syakur Usman
Digitalisasi Aksara Nusantara Tembus Pertemuan "Dekade Bahasa Asli Internasional" PBB Pertemuan regional Asia tentang rencana aksi global untuk Dekade Bahasa Asli Internasional 2021. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah, organisasi masyarakat adat, pegiat aksara, dan ahli bahasa menyelenggarakan pertemuan regional Asia tentang rencana aksi global untuk Dekade Bahasa Asli Internasional pada 10-11 Mei tahun ini secara daring.

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) akan memaparkan kampanye digitalisasi aksara nusantara di pertemuan tersebut.

Melansir laman Unesco.org, Majelis Umum PBB mendeklarasikan periode 2022-2032 sebagai Dekade Bahasa Asli Internasional (IDIL). Dalam hal ini, UNESCO ditunjuk langsung oleh PBB sebagai Badan yang memimpin kegiatan tersebut, bekerja sama dengan Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB (UNDESA) dan lembaga terkait lainnya termasuk Kantor Komisaris Tinggi untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR). Kemudian ketiganya akan membentuk tim gugus tugas global untuk merancang kerangka kerja internasional, partisipasi, dan keterlibatan semua pihak dalam Dekade Internasional tersebut.

Pertemuan regional Asia ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, identifikasi prioritas regional termasuk strategis obyektif, pemasukan, pengeluaran, perubahan domain (berdasarkan pertimbangan tematik), dan proyek unggulan serta percontohan regional untuk Dekade Internasional di Asia.

Kedua, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya bahasa asli, keragaman bahasa, dan multibahasa untuk pembangunan berkelanjutan. Dan ketiga, mennjalin kemitraan di antara berbagai pemangku kepentingan untuk pembentukan jaringan mitra regional, komite nasional, serta proyek unggulan dan percontohan regional untuk Dekade Internasional di Asia.

Pertemuan regional itu menjadi momentum bagi PANDI, yang gencar mengkampanyekan program "Merajut Indonesia melalui Digitalisasi Aksara Nusantara" (Mimdan) dan didukung penuh oleh UNESCO.

Baca Selanjutnya: Digitalisasi Aksara Nusantara...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini