KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Dibuatnya seminggu, Pilkadanesia juara di kompetisi Pilkada KPU

Senin, 9 November 2015 10:26 Reporter : Fauzan Jamaludin
Pilkada Serentak Apps Challenge KPU. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Juara kompetisi Pilkada Serentak Apps Challenge Code for Vote 4.0 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) akhirnya telah diumumkan.

Dari 12 tim yang masuk final, akhirnya Pilkadanesia keluar menjadi jawara di ajang ini. Pilkadanesia merupakan aplikasi Android yang diharapkan bisa memudahkan orang mengikuti jalannya Pilkada di seluruh Indonesia.

Pilkadanesia ini dibuat oleh Didats Triadi bersama timnya, Rimbunesia di Malang, Jawa Timur.

Menurut Didats, aplikasi besutannya dan tim ini memiliki kelebihan dari sisi user interface. Bahkan, dia pun mengatakan, sisi user interface merupakan keunggulan utama di setiap aplikasi yang dirinya kembangkan.

"User interface adalah kelebihan dari semua aplikasi yang dibuat tim kami. Karena menurut kami, membuat aplikasi dengan desain yang menarik dan mudah penggunaannya adalah nilai plus untuk dikenang pengguna. Dengan begitu kami membuat koneksi dengan pengguna aplikasi kami. Selain itu, kami juga fokus ke hasil pilkada yang mungkin akan terus diikuti banyak orang," ujarnya kepada Merdeka.com melalui pesan elektronik, Senin (9/11).

Khusus untuk Pilkadanesia ini, kata dia, dari mulai ide, desain, dan proses pengembangan hanya memakan waktu kurang lebih 1 minggu dan itu dilakukan juga di saat-saat waktu istirahat di waktu malam. Namun, semangat untuk memudahkan orang mengikuti Pilkada dengan menggunakan aplikasi, dia rela perjuangkan.

"Karena ini dibuat dengan waktu yang sangat terbatas, kami tidak berani untuk berasumsi lebih banyak. Tapi ini akan menjadi perhatian kami selanjutnya sebelum waktu pilkada dimulai," terangnya.

"Pengembangan selanjutnya akan lebih di sisi server. Tentunya kami juga akan bergantung dari situs lain seperti KPU dan kawalpilkada.id untuk mengambil data yang mereka punya. Lalu di sistem keamanannya juga harus kami tingkatkan lebih lanjut. Di sisi aplikasi, tidak banyak berubah kecuali memperbaiki beberapa crash yang kami terima," imbuhnya. [bbo]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.