Di Tengah Berseteru, Apple Akui Kehebatan Qualcomm

Rabu, 23 Januari 2019 15:00 Reporter : Indra Cahya
Di Tengah Berseteru, Apple Akui Kehebatan Qualcomm Bocoran iPhone 2019. ©2019 OnLeaks X DigitIndia

Merdeka.com - Selama beberapa minggu terakhir, Apple dan Qualcomm masih melanjutkan babak barunya di meja hijau soal berbagai seteru terkait hak cipta.

Namun di tengah seteru dua raksasa teknologi tersebut yang masih panas, Bloomberg mengungkap laporan soal bagaimana Apple sepertinya 'lesu' tanpa Qualcomm.

Menurut Bloomberg, dalam kesaksiannya di pengadilan, Apple berpendapat bahwa kesepakatan dengan pabrikan modem lain memang sudah dibuat namun tidak menguntungkan. Sehingga modem dari Qualcomm pada dasarnya "lebih dibutuhkan." Dengan demikian, tersirat bahwa Qualcomm adalah opsi paling layak untuk memasok modem Apple dari sisi finansial.

Sebelumnya, di pengadilan juga, Direktur Arsitektur Sistem Seluler Apple, Matthias Sauer, juga mengakui bahwa Qualcomm adalah satu-satunya produsen modem yang mampu memenuhi standari Apple ketika dahulu industri mobile beralih ke 4G LTE.

Ia mengakui bahwa ketika Apple merancang iPhone 4G pada 202 lalu, beberapa pabrikan modem lain seperti Intel, Ericsson, dan Broadcom, semua dikesampingkan dan hanya Qualcomm yang memenuhi standar Apple.

Belum Akan Memakai Qualcomm

Meski demikian, sebelum hingar-bingar perseteruan ini beres, nampaknya Apple masih tetap akan menggunakan Intel sebagai pemasok modem.

Mau tak mau, Apple kini dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memakai modem besutan Samsung atau MediaTek untuk perangkat masa depan mereka yang mengusung 5G. Hal ini berdasarkan laporan dari Reuters yang mengutip petinggi Apple di bidang pasokan hardware yakni Tony Blevins.

Apple sendiri sekarang secara eksklusif menggunakan chip dari Intel, setelah dari 2011 hingga 2016, Apple bekerjasama dengan Qualcomm.

Beberapa provider di AS sendiri sudah akan merilis layanan 5G dengan menggandeng vendor-vendor smartphone Android. Jadi Apple dalam hal ini masih selangkah di belakang.

Sebenarnya sudah tersebar rumor bahwa Apple ingin merancang sendiri chip modem 5G mereka untuk iPhone keluaran 2020. Namun faktanya justru Apple meneken kontrak bersama Intel untuk tahun 2020 mendatang.

Kendala terbesar Apple menurut Blevins ada dua hal: Pertama, memasok suku cadang dari Samsung dengan jumlah yang terlalu banyak merupakan situasi yang kurang ideal, mengingat Samsung adalah rival utama mereka.

Kedua, MediaTek adalah pembuat prosesor yang lebih banyak mengakomodir gadget menengah ke bawah, sementara Apple ingin kualitasnya papan atas sehingga MediaTek dilihat kurang berpengalaman.

Perseteruan Apple Qualcomm

Perseteruan Apple bermula ketika awalnya Qualcomm dituduh Apple mengenakan biaya produksi modem baseband pada Apple paling tidak 5 kali lebih mahal ketimbang perusahaan seluler lain, dengan memanfaatkan posisi perusahaan mereka yang unggul dalam produksi modem. Sebaliknya Qualcomm menuntut royalti atas berbagai teknologi Apple yang diklaim Qualcomm ambil bagian, seperti Touch ID, layar, dan kamera.

Sampai saat ini, kedua raksasa teknologi tersebut masih berurusan di meja hijau. Sementara itu, beberapa produk tertentu Apple terkena larangan di berbagai negara atas dasar pelanggaran paten dari Qualcomm. Hal ini terjadi di China serta Jerman. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. IPhone
  3. Rumor Apple
  4. Qualcomm
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini