Di masa depan, Google akan usung teknologi speaker dari vibrasi layar smartphone

Senin, 15 Januari 2018 12:53 Reporter : Indra Cahya
Di masa depan, Google akan usung teknologi speaker dari vibrasi layar smartphone Pixel 2 XL. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Google secara diam-diam telah mengakuisisi sebuah startup inggris bernama Redux. Startup ini mengembangkan teknologi revolusioner berupa getaran yang bisa menjadikan layar smartphone atau tablet menjadi sebuah speaker.

Dilansir dari Bloomberg, pengakuisisian ini terjadi seara tertutup. Jadi tidak disebutkan kapan atau berapa nilai akuisisi yang digelontorkan oleh Google. Menurut sumber lain yakni Crunchbase, akuisisi ini terjadi pada Agustus tahun lalu.

Redux sendiri merupakan startup yang punya cukup spesifik teknologi yang dikembangkan, namun belum pernah digunakan di perangkat dari produsen besar. Berbagai teknologinya selain layar yang bisa menjadi speaker adalah haptic feedback di layar, slider, serta dial.

The Verge yang pernah mencoba teknologi ini pada gelaran MWC 2017 lalu, menyebut bahwa kualitas suara dari layar bergetar tersebut bagus. Selain itu teknologi feedback haptic yang ditawarkan sangat menyerupai sentuhan tombol.

Bagi Google, pengakuisisian ini memang cukup penting. Google akan bergerak maju dengan menawarkan berbagai perangkat hardware yang akan didukung sistem dari Google yang sudah papan atas. Terlebih lagi dalam aspek smartphone, hilangnya speaker asli dan diubahnya menjadi speaker layar, tentu akan bisa menaikkan prioritas aspek lain, seperti baterai yang lebih besar atau kamera dengan sensor lebih lebar. [idc]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini