Di Google Maps, Rumah Prabowo Berubah Jadi Republik Kertanegara

Selasa, 7 Mei 2019 11:58 Reporter : Indra Cahya
Di Google Maps, Rumah Prabowo Berubah Jadi Republik Kertanegara Rumah Prabowo Jadi Republik Kertanegara. ©2019 liputan6.com

Merdeka.com - Belakangan ini, warganet dihebohkan dengan nama rumah calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, yang berubah di layanan Google Maps.

Rumah yang beralamat di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tersebut kini memiliki nama "Republik Kertanegara".

Lokasi rumah Prabowo sudah terlihat di Google Maps sejak lama, tapi sebelumnya tidak memiliki nama khusus. Berdasarkan laporan Tekno Liputan6.com, Senin (6/5/2019), kini rumah tersebut memiliki nama Republik Kertanegara.

Tak hanya itu, bahkan sebelumnya juga sempat dilaporkan rumah tersebut diubah namanya menjadi "Istana Presiden Republik Kertanegara" di Google Maps. Tak hanya itu, di Jalan Kertanegara juga tampak sebuah lokasi yang ditandai sebagai "Republik Rakyat Kertanegara".

Nama tempat di Google Maps sendiri bisa diubah oleh siapa pun. Ketika sebuah alamat dibuka di Maps, terdapat sebuah opsi bernama "Suggest an edit".

2019 liputan6.com

Warganet bisa melakukan pengeditan, termasuk mengubah nama, serta rincian lainnya seperti kategori tempat dan nomor telepon. Kemudian pihak Google akan melakukan peninjauan.

Adapun nama baru rumah Prabowo ini diduga berhubungan dengan deklarasi kemenangannya dalam Pilpres 2019 usai hari pencoblosan.

Ia mengklaim berhasil meraup kemenangan berdasarkan hitungan riil internal, berbeda dengan hasil hitung cepat ( quick count) sejumlah lembaga survei.

Gurauan soal nama rumah ini tidak hanya terlihat di situs web Google Maps. Saat berita ini ditulis, pengguna aplikasi Gojek akan menemukan tempat bernama "Republik Kertanegara" dengan alamat rumah Prabowo, serta juga ada "Republik Rakyat Kertanegara" di jalan yang sama.

2019 liputan6.com

Dua nama tempat tersebut muncul kemungkinan karena aplikasi ride sharing itu menggunakan layanan pemetaan Google Maps. Oleh sebab itu, kedua nama tersebut muncul di peta di dalam aplikasi Gojek.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak Prabowo, Google, atau pun Gojek.

Insiden seperti ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, hal ini terjadi di Amerika Serikat dan menimpa tokoh politik juga yakni Presiden Donald Trump. Pengguna internet pernah mengubah nama kediaman Trump di New York City yakni Trump Tower menjadi "Dump Tower".

Sumber: Tekno Liputan6.com
Reporter: Andina Librianty [idc]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini