Data Pengguna Facebook Dihargai 10 sen

Jumat, 7 Desember 2018 09:21 Reporter : Fauzan Jamaludin
Data Pengguna Facebook Dihargai 10 sen Logo Facebook. ©2012 Facebook

Merdeka.com - Dokumen internal Facebook yang sifatnya rahasia, akhirnya dipublikasikan oleh Parlemen Inggris. Dokumen ini diperoleh bulan lalu dari sebuah perusahaan developer aplikasi yang menggugat Facebook.

Berbagai informasi mengejutkan tentang jejaring sosial terbesar di dunia ini pun terungkap gara-gara dokumen tersebut. Salah satunya adalah, sang CEO Facebook Mark Zuckerberg ternyata pernah bilang kalau data seorang pengguna nilainya cuma USD 0,10 alias 10 sen (Rp 1.456).

Mengutip laman Business Insider Singapura, Jumat (6/12), informasi ini diungkapkan oleh Zuck pada 2012.

Kala itu Facebook meminta bayaran sebesar Rp 1.456 per user untuk per tahun kepada para developer yang hendak menggunakan data pengguna.

Tidak hanya itu, dengan bayaran yang teramat murah itu, developer juga bisa mengakses daftar teman dan informasi personal milik pengguna. Demikian dalam cache email internal Facebook.

Dalam email internal itu, Zuckerberg tengah mendiskusikan cara-cara yang bisa dilakukan Facebook untuk membuat bisnis dari platform mereka.

"Saya banyak berpikir tentang model bisnis platform (Facebook), akhir pekan ini. Jika kita membuatnya sedemikian rupa, pengembang bisa memberi pendapatan bagi kita dengan cara berbeda. Hal itu bisa membuatnya lebih mudah diterima dan menagih mereka lebih banyak lagi, karena menggunakan platform (Facebook)," katanya dalam email tertanggal 7 Oktober 2012.

Dalam email tersebut, Zuckerberg melanjutkan, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk membebankan bayaran lebih banyak pada developer dan mungkin terstruktur.

"Masuk dengan Facebook selalu gratis. Namun, membaca apapun, termasuk (daftar) teman, bisa menghasilkan banyak uang. Mungkin dengan bayaran US$ 0,10 per pengguna per tahunnya," katanya.

Zuckerberg mengatakan, para developer bisa membayar biaya itu langsung pada Facebook.

"Secara default mereka bisa menutupi biaya tersebut dengan membeli iklan di jejaring sosial mereka, menjalankan iklan dari aplikasi mereka, menggunakan sistem pembayaran mereka, atau menjual items di tokonya," kata Zuckerberg.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustin Setyo Wardani [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Facebook
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini