Dapat insight Google, Growpal mantap pilih progressive web apps daripada mobile apps

Selasa, 27 Maret 2018 12:46 Reporter : Syakur Usman
Dapat insight Google, Growpal mantap pilih progressive web apps daripada mobile apps Startup Growpal. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Usai mendapat kesempatan istimewa ke kantor pusat Google Asia Pasifik di Singapura, akhir Februari lalu, Growpal semakin yakin pengembangan platformnya ke depan menggunakan progressive web apps (PWA) ketimbang membuat aplikasi mobile di Android Play Store, bahkan Apps Store milik Apple.

Berkunjung ke Google Asia Pasifik dan mendapat insight information soal pengembangan produk PWA oleh Google ke depan adalah satu 'hadiah spesial' bagi Growpal, yang berhasil masuk kelompok bergengsi 20 Finalias The Nextdev 2017, ajang kompetisi startup lokal dari Telkomsel.

Kesempatan istimewa ini dibungkus dengan apik oleh Telkomsel lewat trip bertajuk "The Nextdev Management Trip to Singapore". Selama enam hari mulai 19 Februari 2018, Growpal menyerap banyak informasi, mendapat tools, dan mentoring kelas kakap soal startup dan bisnis digital sektor kelautan yang jadi fokus Growpal.

Momen Google itu ibarat momen emas bagi pendiri Growpal, Paundra Noorbaskoro (24) dan Ahmad Rizqy Akbar. Bagaimana tidak, keduanya mendengar penjelasan langsung soal rencana pengembangan PWA ke depan oleh tim Google Asia Pasifik. PWA diyakini bakal menjadi tren dalam pengembangan platform digital di masa depan.

Menurut Paundra, sebagai pengguna PWA sebagai produk asli Google, dan bayangkan kami mendapat informasi langsung rencana pengembangannya dari tim Google sendiri. Saat di Google, Paundra dan Ahmad Rizqy juga mendapat gambaran perusahaan global yang menggunakan PWA dengan keren, seperi Alibaba dan Uber.

Maka itu, dia semakin yakin membesarkan Growpal dengan tampilan PWA ketimbang aplikasi mobile. Keyakinan ini semakin mantap berkat hasil riset internal startup yang dibangun pada akhir 2016 di Surabaya ini.

"Kami semakin yakin dengan konsep PWA bagi pebgenbangan platform growpal ke depan. Jadi kami belum berencana membuat versi aplikasi mobile. Karena dengan format PWA, tampilan Growpal sudah sangat apps sekali. Simpel dan cepat, serta tidak perlu download," ungkap sarjana Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, kepada Merdeka.com, baru-baru ini.

Growpal adalah platform investasi digital yang mempertemukan pemilik modal (investor), pemilik lahan, petambak, dan pembeli hasil panen di bidang agribisnis perikanan. Simpelnya, ini platform digital model crowdfunding atau crowdsourcing alias urunan dana untuk bisnis produk perikanan, utamanya udang. Berdasarkan laman growpal.co.id per Senin (26/3), dana investor yang berhasil disalurkan ke 30 hektare lahan atau tambak sudah lebih dari Rp 14,6 miliar. Sementara profit yang sudah dibagiakan lebih dari Rp 2 miliar.

Format Progressive Web Apps (PWA) mulai dikembangkan oleh tim engineer Google Chrome pada 2015. PWA memiliki banyak kelebihan. Antara lain dapat dikunjungi secara offline, dapat menerima notifikasi, dan dapat diakses oleh featurephone sekalipun, karena bisa berjalan dengan baik dengan akses teknologi seluler 2G sekalipun. Bandingkan dengan aplikasi mobile yang membutuhkan teknologi 3G. Kelebihan-kelebihan tersebut menjadi strategis untuk startup di Indonesia, lantaran pengguna smartphone di Indonesia belum sampai ke pelosok serta belum meratanya jaringan 36 dan 4G secara nasional. [ega]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini