China resmi blokir WhatsApp

Selasa, 26 September 2017 10:15 Reporter : Indra Cahya
Ilustrasi WhatsApp. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - WhatsApp masuk dalam serangkaian website yang dilarang di China.

Melansir laporan dari New York Times, WhatsApp bergabung dengan website lain yang juga dimiliki Facebook, yakni Facebook dan Instagram. Daftar dari berbagai website yang dilarang di China ini disebut sebagai "Great Firewall."

Facebook sendiri telah diblokir di China sejak 2009 lalu, sehingga berita pemblokiran WhatsApp di China sama sekali bukan hal yang baru.

Masyarakat China sendiri sudah dirundung ketakutan akan diblokirnya WhatsApp sejak Juli. Dilaporkan Mashable, pada Selasa (18/7), para pengguna WhatsApp di negeri Tirai Bambu itu sama sekali tak bisa melakukan pengiriman gambar dan video.

Pemerintah China memang sengaja melarang warganya untuk menggunakan media sosial yang lazim digunakan masyakarat dunia: seperti Facebook, YouTube, Twitter. Di China, Google Play pun tak bisa diakses.

Di China, warganya menggunakan hanya sedikit jejaring sosial, yang paling populer adalah Weibo dan Tencent.

Soal aplikasi chat, yang paling populer di sana adalah WeChat. Itupun dimonitor secara ketat oleh Pemerintah China. Hal ini dilakukan WeChat atas aturan Pemerintah China, di mana mereka melakukan sensor terhadap beberapa kata atau kalimat, seperti "penangkapan," "aktivis," "Hak Asasi Manusia", dan sebagainya. Hal ini tak cuma ada di WeChat, namun juga terjadi di Weibo.

Jadi, alternatif dari WhatsApp yang isi pesannya dienkripsi sehingga aman untuk membicarakan apapun, ternyata dimonitor ketat oleh pemerintah. Jika ketahuan berbicara dengan nada sensitif soal Pemerintah di aplikasi selain WhatsApp yang dipantau, Pemerintah China tak akan ragu menciduknya.

Upaya penyensoran di China akan dibahas kembali di rapat Partai Komunis China pada Oktober mendatang. [idc]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini