CEO LG: G6 akan rilis di Indonesia awal Mei 2017

Rabu, 8 Maret 2017 11:59 Reporter : Syakur Usman
CEO LG: G6 akan rilis di Indonesia awal Mei 2017 LG G6. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Jae Young Lee, Presiden Direktur LG Electronic Indonesia, menegaskan smartphone premium anyar LG G6 dipasarkan di Indonesia pada Mei tahun ini. Smartphone yang dirilis global akhir Februari lalu itu mendapatkan banyak penghargaan di ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona.

"Kami akan rilis G6 di Indonesia di awal Mei, karena kami masih dalam diskusi dengan mitra lokal produksi untuk memenuhi kewajiban TKDN atau komponen lokal smartphone berteknologi 4G supaya bisa dipasarkan di Indonesia," ujar Lee.

Sayangnya, Lee tidak bersedia menyebutkan nama mitra lokal produksi G6 di Indonesia.

Meski diproduksi oleh mitra lokalnya di Indonesia, proses produksi G6 dikontrol penuh oleh LG. "Quality control produk kami lakukan. Begitu juga dengan standard, operation, and procedure/SOP. Semuanya kami yang lakukan dan kontrol," kata Lee.

LG G6 merupakan smartphone flagship, penerus G5, yang mengusung konsep full-screen. Konsep itu membuat perangkat memiliki bezel sangat minim, sehingga bodi bisa tetap ramping dan ergonomis. Fitur anyar yang paling mencolok adalah layarnya berukuran 5,7 inci dengan aspek rasio 2:1. Layar lebih lebar ini memudahkan untuk multitasking dan penggunaan berbagai fitur seperti kamera, kalender, email, dan lain-lain.

G6 berlayar IPS LCD dengan aspek rasio 18:9, dan resolusi layar 1440x2880 atau Quad HD+.

Berjalan di sistem operasi Android 7.1 Nougat, chipset Qualcomm Snapdragon 821, dan RAM 4GB. Kameranya mengusung dual kamera, yang masing-masing beresolusi 13 MP. Untuk daya tahannya, terdapat baterai berkapasitas 3.300 mAh yang tidak bisa dicopot.

LG Menunggu Momentum

Secara umum, Lee mengakui penetrasi smartphone LG di Indnoesia belum sebanyak produk LG di home appliance dan entertainement. Sebab pasar smartphone di Indonesia sangat terbuka, yang mana semua merek smartphone bermain dan bersaing di sini.

Namun, Lee tidak kehilangan gairah memasarkan smartohoe LG di Indonedia. Pihaknya tetap melanjutkan bisnis smartphone di Indonesia secara bertahap, satu demi satu.

"Pasar mobile phone sangat volatile. Di dunia kita ketahui bersama kegagalan Nokia bertahan sebagai penguasa mobile phone. Atau BlackBerry di pasar smartphone. Jadi situasi pasarnya sangat berubah dan tidak bisa diprediksi. Karena itu, LG menunggu momentum tepat di mobile phone. Perubahan akan datang di sini," pungkas Lee.

Laporan langsung M. Syakur Usman dari LG InnoFest Asia 2017 di Jeju, Korea Selatan. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Smartphone
  2. LG
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini