Cara Tokopedia 'Gaet' Pelaku UMKM Daerah Agar Bersaing di Kancah Nasional

Jumat, 8 November 2019 09:25 Reporter : Lia Harahap
Cara Tokopedia 'Gaet' Pelaku UMKM Daerah Agar Bersaing di Kancah Nasional Tokopedia. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pertumbuhan pelaku usaha mikro di berbagai daerah di Indonesia kian berkembang. Kondisi tersebut menjadi pelecut sejumlah perusahaan e-commerce di Tanah Air berlomba-lomba menjadi jembatan terbaik bagi mereka.

Hal itu pula yang membuat Tokopedia sebagai salah satu marketplace terbesar terus berinovasi untuk memanjakan para pelapaknya. Harapannya, partisipasi masyarakat yang ingin mengembangkan bisnis lewat Tokopedia terus berkembang.

"Berdasarkan riset UI 2019, telah ada 6,6 juta masyarakat Indonesia yang memulai dan mengembangkan bisnisnya bersama Tokopedia yang tersebar di 97 persen kota/kabupaten di Indonesia," kata External Communications Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, di Makassar, Kamis (7/11).

Salah satu langkah yang dilakukan Tokopedia dalam mendorong partisipasi masyarakat yakni ikut berkontribusi melalui berbagai inisiatif lokal O2O (online to offline atau offline to online) baik lewat Tokopedia Center maupun aplikasi Mitra Tokopedia. Seperti yang sudah diaplikasikan di wilayah Sulawesi Selatan.

Ditambahkan Regional Growth Expansion Senior Lead Tokopedia, Yanuar Rakhmad, keberadaan Tokopedia Center menjadi salah satu pusat edukasi digital yang sangat membantu pegiat UMKM mengembangkan usahanya. Saat ini, TokopediaCenter hadir di 37 kota/kabupaten di Indonesia sejak diluncurkan September 2018.

"Termasuk di Makassar. Di Makassar, Tokopedia Center ada di area perbelanjaan. Tujuannya memudahkan masyarakat menemukan platform Tokopedia. Bahkan Tokopedia Center juga hadir di wilayah pedesaan Sulsel sehingga bisa menjadi pusat edukasi bagi mereka yang ingin menciptakan peluang usaha," kata Yanuar.

Dia meyakini, keberadaan Tokopedia Center sangat membantu pelaku UMKM di berbagai daerah untuk meningkatkan daya saing mereka di tingkat nasional.

Selain Tokopedia Center, inisitif lokal yang sedang dibangun Tokopedia saat ini adalah Mitra Tokopedia. Kehadiran Mitra Tokopedia diharapkan mempermudah pelaku usaha rumahan seperti pemilik warung, toko kelontong untuk mengembangkan usahanya.

"Aplikasi ini diharapkan mempermudah pembeli, juga si pelaku usaha bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik. Karena lewat salah satu fitur grosirnya, bisa membeli pulsa, voucher game sampai membeli stok beras. Sehingga harapan ke depannya lewat Mitra Tokopedia, warung-warung di Indonesia menjadi 'warung super," tutupnya.

Untuk diketahui, saat ini fitur Grosir di Aplikasi Mitra Tokopedia sangat dirasakan manfaatnya oleh sejumlah pemilik warung di 25 kabupaten/kota mulai dari Aceh sampai Makassar. Sedangkan untuk penjualan produk digital seperti pembelian pulsa dan token sudah dimanfaatkan di 500 kota/kabupaten. Dan data Oktober 2019, jumlah mitra aktif di Tokopedia mencapai 350 ribu.

"Kami harap makin banyak masyarakat Indonesia yang merasakan kemudahan dan pemanfaatan teknologinya," kata Ekhel. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Tokopedia
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini