Cara Kerja Kecerdasan Buatan Facebook Terungkap Kala Down

Kamis, 4 Juli 2019 13:50 Reporter : Indra Cahya
Cara Kerja Kecerdasan Buatan Facebook Terungkap Kala Down AI Facebook Terungkap Kala Down. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pada hari Rabu (3/7/2019) kemarin, Facebook, Instagram, dan WhatsApp mengalami down. Tumbangnya ketiga platform ini ditemukan di sektor media, seperti gambar, video, serta voice call.

Uniknya, platform yang down ini membuat cara kerja kecerdasan buatan Facebook terungkap. Kecerdasan buatan atau AI ini diterapkan Facebook untuk mengenali gambar.

Hal ini diketahui pertama oleh Zack Whittaker, yang merupakan editor di media teknologi TechCrunch. Dalam cuitannya, ia memperlihatkan kalau foto dirinya yang sedang down di Facebook terganti dengan tulisan: "satu orang, jenggot."

Dari sini bisa kita ketahui kalau Facebook secara otomatis memindai semua foto di jejaring sosial berustan Zuckerberg tersebut dengan software pengenalan wajah berbasis AI. Hal ini untuk mendeteksi siapa dan apa karakteristik dari gambar tersebut.

Dalam konteks Zack, dia dalam foto tersebut hanya sendirian dan berjenggot, yang mana menggambarkan dirinya dengan akurat.

Facebook memang memiliki fitur semacam ini untuk diperdengarkan kepada mereka yang tuna netra.

Software pengenalan wajah ini tak selalu berhasil mengidentifikasi foto. Salah satunya berdasarkan unggahan dari jurnalis Fortune, Danielle Abril, yang deskripsi fotonya berbunyi "5 orang, termasuk Danielle Abril, orang tersenyum, orang berdiri, cangkul, dan indoor."

Keberadaan cangkul yang bisa diidentifikasi Facebook antara aneh dan luar biasa. Bahkan Facebook mengidentifikasi peralatan kebun dalam foto pengguna.

Facebook 'Koleksi' Preferensi Pengguna

Menurut laporan The Verge, cara kerja kecerdasan buatan ini memang jinak. Namun hal ini juga mengingatkan kalau Facebook melakukan pengumpulan data setiap saat.

Dengan teknologi AI yang canggih, Facebook bisa mengumpulkan informasi soal pola pengunggahan foto kita: bersama siapa saja, di mana, dan berbuat apa.

"Setelah sesuatu diunggah, tentu saja menjadi mudah (bagi Facebook) untuk menyimpan, menganalisis, serta mengekstrak data tersebut. Hanya ketika sistem sedang down, kita baru sadar kalau hal tersebut terjadi," tulis The Verge dalam laporannya yang ditulis salah satu editornya, James Vincent. [idc]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini