Cara Instagram cegah pengguna ketergantungan obat-obatan

Jumat, 14 September 2018 15:23 Reporter : Merdeka
Ilustrasi Instagram. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Hashtag merupakan salah satu cara pengguna untuk mengumpulkan foto, atau juga mencari foto dengan sebuah istilah tertentu. Salah satunya di Instagram.

Hanya saja, penggunaan hashtag di Instagram seringkali disalahgunakan. Contohnya untuk mengelompokkan kategori yang tidak sesuai dan ilegal, seperti obat-obatan terlarang dan narkotika.

Inilah yang menyebabkan kemudahan bagi para pecandu narkoba mencari jenis obat-obatan terkait. Dalam hal ini, hashtag opioid sering digunakan di media sosial berbagi foto dan video tersebut.

Jika mereka mencari hashtag opioid, hasil posting akan memperlihatkan kumpulan foto dan video yang bersangkutan dengan obat ini.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Instagram meluncurkan fitur di mana mereka dapat mencegah pengguna ketergantungan dengan obat.

Jika pengguna nantinya mencari hashtag yang berkaitan dengan obat, mereka akan mendapatkan pemberitahuan kalau Instagram memberikan dukungan.

"Jika kamu atau seseorang yang kamu tahu sedang berjuang dengan penggunaan opioid atau penyalahgunaan obat, cari cara untuk bebas darinya, atau segera dapatkan rehabilitasi, kami juga akan menyediakan informasi tentang penggunaan obat, pencegahan, dan penyembuhan," tulis Instagram.

Di situ, pengguna juga akan mendapatkan beberapa opsi, seperti mendapatkan dukungan, menghiraukan pemberitahuan tersebut lalu melihat posting, atau cancel.

Tak cuma obat-obatan, Instagram pada 2016 juga merilis fitur pencegah bunuh diri. Cara kerja fitur ini juga mudah. Sebagaimana dimuat di laman Engadgetvia Liputan6.com, Jumat (21/10), pengguna hanya perlu melaporkan postingan yang berbau tindakan bunuh diri.

Setelah itu, pihak Instagram akan segera menindaklanjuti akun yang bersangkutan.

"Kami paham bahwa teman-teman dan keluarga ingin menawarkan dukungan kepada mereka (pihak yang ingin bunuh diri) namun seringkali tidak tahu caranya bagaimana," kata COO Instagram Marne Levine.

Kehadiran tools terbaru ini, lanjut Levine, diharapkan dapat membuat pengguna yang hendak bunuh diri, sadar bahwa mereka tidak sendiri.

"Fitur ini dirancang untuk membuatmu tahu bahwa kamu tak sendiri, kamu dikelilingi teman-teman, keluarga, komunitas yang peduli denganmu," sambungnya.

Tak sendiri, Instagram juga bekerjasama dengan beberapa psikolog dan pakar kesehatan mental untuk menangani pengguna yang 'bermasalah' dengan hidupnya.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Jeko I. R [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Instagram
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini