BRTI harap pada saat Natal, kualitas layanan komunikasi lancar

Selasa, 3 Desember 2013 21:03 Reporter : Dwi Andi Susanto
BRTI harap pada saat Natal, kualitas layanan komunikasi lancar BTS © 2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Hari Raya Natal tinggal menghitung hari lagi. Untuk mengantisipasi terjadinya crowded pada saat Natal, badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) harapkan semua penyelenggara layanan telekomunikasi dapat jamin kualitas produknya.

Seperti hari-hari besar lainnya, pada saat Natal, biasanya terjadi 'kemacetan lalu lintas telekomunikasi.' Hal tersebut selalu terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Oleh karenanya, BRTI selaku pemegang tampuk regulasi telekomunikasi di Indonesia mengharapkan penyelenggara layanan telekomunikasi dapat menjaga kualitas layanan saat perayaan Natal 2013 dan awal tahun 2014.

"Pada perayaan Natal dan hari libur nasional akan terjadi peningkatan lalu-lintas telekomunikasi sebagaimana terjadi pada tahun-tahun sebelumnya," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, Gatot Sulistiantoro Dewa Broto, seperti dikutip dari Antara, Senin (01/12).

BRTI mencatat lonjakan lalu lintas ketika libur nasional seringkali terjadi di lokasi wisata, pusat perbelanjaan, dan lokasi kuliner.

"Peningkatan kualitas layanan yang harus dipersiapkan operator telekomunikasi yaitu layanan suara, pesan singkat, dan data. BRTI akan memantau kualitas layanan itu," kata Gatot.

Operator telekomunikasi, lanjut Gatot, juga diminta membuka pusat layanan pelanggan selama 24 jam sejak 22 Desember 2013 hingga 2 Januari 2014 dan mengumumkan pusat layanan pelanggan itu kepada para pelanggan.

Selain layanan telekomunikasi pada Natal dan Tahun Baru, BRTI juga meminta operator telekomunikasi menyiapkan kualitas layanan telekomunikasi menjelang libur Idul Fitri 2014, terutama di jalur kereta api.

"Selama ini peninjauan kualitas layanan telekomunikasi dilakukan di jalan raya. Mulai 2014, peninjauan akan ditambah pada jalur kereta api jalur Jakarta-Surabaya, Surabaya-Bandung, dan Bandung-Jakarta," kata Gatot.

BRTI juga meminta seluruh operator telekomunikasi untuk menyiapkan layanan pada jalur terowongan bawah tanah menyusul pengembangan transportasi cepat massal atau mass-rapid-transport (MRT) di wilayah Jakarta dan daerah sekitarnya. [das]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Telco
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini