BlackBerry akan mati secara perlahan

Rabu, 21 Agustus 2013 02:13 Reporter : Dwi Andi Susanto
BlackBerry © Geeky-gadgets.com

Merdeka.com - Kondisi BlackBerry semakin tidak menentu. Setelah menawarkan diri untuk siapa saja yang berkenan mengakuisisi perusahaan mereka, kini pasar terbesar BlackBerry di Indonesia semakin terancam.

Menurut pantauan dan analisis dari Juniper Research, BlackBerry kehilangan banyak market sharenya di seluruh dunia. Bahkan di negara basis utama mereka seperti Indonesia contohnya, posisi BlackBerry semakin tergencet karena persaingan semakin ketat.

Dikutip dari The Star Phoenix (19/08), pasar mobile dunia saat ini dikuasai oleh 2 raksasa yaitu Android dan produk-produk dari Apple. Dikarenakan hal itu, ketertarikan pasar terhadap produk BlackBerry yang sudah menurun bertambah drastis lagi.

Perjuangan BlackBerry untuk tetap eksis nampaknya akan semakin sulit ketika sekarang ini banyak bermunculan vendor-vendor lain serta gempuran produk dengan operating system berbeda yang tawarkan fitur serta teknologi hi-end.

Bahkan, 3 produk baru BlackBerry yaitu Z10, Q10 dan Q5 juga masih belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Akankah nantinya BlackBerry harus benar-benar tumbang ketika sudah tak mampu lagi untuk bangkit?

Baca juga:
BlackBerry Z10 dijual secara gratis di AS
BlackBerry seharusnya meniru Nokia
Nokia dan BlackBerry tak lagi jadi yang teratas
Kenapa ada anti-BlackBerry sedangkan tidak ada anti-Android?
Jika perusahaan BlackBerry jadi dijual, siapa yang mau beli?

Topik berita Terkait:
  1. Blackberry
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.