Berkat BRISat akses perbankan tak lagi gamang di kampung halaman

Selasa, 28 Juni 2016 19:00 Reporter : Indra Cahya
Berkat BRISat akses perbankan tak lagi gamang di kampung halaman BRI menuju pelosok desa. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Seringkali muncul kekhawatiran tersendiri ketika hendak berlebaran di kampung halaman. Akses terbatas tentu jadi momok menakutkan yang sulit untuk ditepis keberadaannya. Mengenai hal ini, perbankan digital dinilai banyak pihak sebagai solusi terbaik guna menjangkau daerah-daerah pelosok di tanah air.

Sayangnya, pengetahuan mengenai instrumen perbankan digital dinilai belum merata.Akhir tahun 2015 lalu, Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menyatakan apabila saat ini baru 54% saja masyarakat di Indonesia yang telah memanfaatkan berbagai fitur dari bank. Sisanya, mereka masih sangat awam perihal layanan tersebut.

Pada bulan September tahun 2015, Presiden Jokowi pernah mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Meski telah banyak dihadirkan fasilitas perbankan digital yang memadai, beliau menyebut jika negara ini mempunyai tingkat inklusi keuangan yang rendah di Asia Tenggara. Hal ini memang mengacu pada data dari Global Financial Inclusion Database tahun 2015 yang menyebut jika Indonesia masih berada di bawah negara tetangga, seperti Singapore, Thailand, Malaysia, dan Filipina.

Diperlukan inovasi jitu dari dunia perbankan nasional memang, agar seluruh wilayah di Nusantara dapat dijangkau dan memperoleh fasilitas yang setara. Apabila rengrengan tersebut bisa diwujudkan, institusi perbankan bakal menjelma sebagai motor penting dalam memobilisasi finansial untuk tujuan pendanaan, khususnya bagi Usaha MikroKecil Menengah (UMKM).

Sulit disangkal apabila pelaku UMKM juga banyak yang berasal dari kampung halaman. Agar akses makin terjangkau bagi mereka yang tinggal di pelosok,Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah mengorbitkan satelit komunikasi bernama BRIsat pada tanggal 19 Juni 2016. Hal ini diwujudkan demi meningkatkan level servis dan akses jaringan bagi para nasabah.

Makin membanggakan karena nantinya setelah mengorbit, BRIsat bakal dikendalikan sepenuhnya oleh anak bangsa. Para engineer muda itu sebelumnya diberi kesempatan untuk magang di Space System/ Loral (SSL). Mereka nantinya ditugaskan untuk mengoperasikan total 45 transponder BRIsat yang akan mengorbit pada slot 150.5 E. Posisi di orbit geostasioner ini diharapkan mampu menjangkau setiap jengkal Nusantara demi pelayanan BRI yang lebih baik.

Ini jelas menjadi langkah strategis guna menghadirkan pelayanan perbankan memadai bagi seluruh lapisan masyarakat di seluruh penjuru tanah air. Hadirnya BRIsat bakal membuat layanan BRI makin menyeluruh pada tiap jengkal daerah di Indonesia. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Satelit BRI
  2. Satelit Indonesia
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini