Belum berikan ganti rugi, tower milik Telkomsel disegel warga

Kamis, 28 Agustus 2014 16:05 Reporter : Dwi Andi Susanto
Belum berikan ganti rugi, tower milik Telkomsel disegel warga Ilustrasi Telkomsel. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Memang selalu ada sisi negatif dan positif akan pendirian sebuah tower pemancar jaringan telekomunikasi atau yang biasa disebut dengan BTS di suatu daerah.

Sisi positifnya adalah jaringan telekomunikasi yang menjadi milik operator seluler yang bersangkutan untuk daerah tersebut menjadi sangat lancar, namun sisi negatifnya, seperti yang dialami oleh warga di beberapa desa Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musirawas Utara, Sumatera Selatan ini.

Menurut berita yang diturunkan oleh Antara (28/08), warga terpaksa harus menyegel tower milik PT Telkomsel karena sampai sekarang, perusahaan telekomunikasi tersebut belum mengganti rugi lahan serta peralatan elektronik milik warga yang rusak akibat berdirinya BTS tersebut di daerah mereka.

"Kami terpaksa menyegel sementara tower tersebut karena ganti rugi lahan warga sekitar belum tuntas dan sejumlah alat elektronik seperti televisi dan alat rumah tangga lain rusak disambar petir," kata Doni, salah seorang warga setempat.

Ia mengatakan, mestinya keberadaan tower itu akan menguntungkan masyarakat bila syarat dan secara teknis sudah dilakukan pengelola dengan baik, namun saat ini pengelola belum menunjukkan niat baik yaitu menyelesaikan ganti rugi lahan terhadap masyarakat.

Selain itu para pelanggan Telkomsel wilayah itu juga mengeluh karena pelayanan jaringan sangat minim akibat jaringan pada tower itu belum berfungsi dengan baik, dampak dari tower tersebut banyak barang-barang elektronik milik warga rusak seperti TV yang tersambar petir.

Dampak lainnya seperti lampu listrik rumah tangga warga setempat banyak putus karena tegangan listrik tidak stabil karena tower tersebut mengambil arus listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang diduga tergabung pada interkoneksi wilayah itu.

Camat Karang Jaya, Herman Taufik membenarkan bahwa memang sudah lama jaringan tower milik Telkomsel itu tidak berfungsi dengan baik, di samping belum ada laporan resmi dari manajemen Telkomsel ke perangkat pemerintahan setempat.

"Saya mendapat informasi lisan dari pengelola tower milik Telkomsel itu bahwa perangkatnya mati dan tidak berfungsi sehingga sudah sebulan terakhir tidak ada jaringan, namun secara resmi belum ada laporan masuk ke pemerintahan kecamatan," ujarnya.

Penjabat Bupati Musirawas Utara, H Akisropi Ayub melalui Kabag Humas dan Protokol, Sunardin mengimbau kepada seluruh pemilik tower di wilayah itu agar menyelesaikan bangunannya dan mengurus izin kepada pemerintah daerah.

"Kami akan mengevaluasi seluruh bangunan tower di wilayah itu untuk menambah pendapatan asli daerah dari sektor jasa, bila terdapat pemilik tower itu tidak mengurus izin atau membayar kewajibannya dengan pemerintah daerah maka akan dilakukan penyegelan," ujarnya. [das]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Telkomsel
  3. Telco
  4. Penyegelan Bangunan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini