Beauty Contest jadi mekanisme tender dua blok di frekuensi 2.100 MHz

Jumat, 20 November 2015 08:43 Reporter : Fauzan Jamaludin
Beauty Contest jadi mekanisme tender dua blok di frekuensi 2.100 MHz Menkominfo Rudiantara. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan, bahwa pemerintah telah memutuskan mekanisme tender dua blok yang masih tersisa di frekuensi 2.100 MHz dengan menggunakan metode beauty contest. Dua blok yang masih tersisa itu adalah blok 11 dan 12 yang merupakan warisan dari Axis pasca bergabung dengan XL.

Namun, sebelum dilakukannya proses beauty contest, pemerintah sedang menunggu bersihnya blok tersebut. Sebagaimana diketahui, walaupun di kedua blok tersebut kosong, namun blok 11 dan 12 di frekuensi 2.100 MHz, masih bersinggungan dengan spectrum yang dipunyai Smartfren di 1.900 MHz.

Sementara, proses migrasi frekuensi Smartfren dari 1.900 MHz ke 2.300 MHz, direncanakan selesai awal tahun 2016.

"Kita sedang siapkan soal itu. Masalahnya, belum bersih karena masih ada operator telekomunikasi yang pakai. Jadi, perlu dipastikan terlebih dahulu dari kami kapan bisa bersihnya. Ini akan menjadi kekhawatiran tersendiri bagi operator telekomunikasi yang kelak mengikuti seleksi ini yang pada akhirnya menciptakan keraguan mengenai kapan bisa dipakai," katanya usai acara diskusi 5G di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta, Kamis (19/11).

Jika menilik pada Peraturan Menteri (Permen) mengenai hal itu, kata Menkominfo, proses seleksi dilakukan akhir tahun 2015 ini. Namun, karena masih belum bersih akan dilakukan pada awal tahun 2016 setelah Smartfren rampung lakukan migrasi frekuensi.

"Mengacu pada Permen, akhir tahun ini. Pelaksanaannya awal tahun 2016," singkatnya.

Pada frekuensi 2.100 MHz ini, ditempati oleh empat operator telekomunikasi di antaranya Tri dengan lebar pita 10 MHz, Telkomsel 15 MHz, Indosat 10 MHz, dan XL 15 MHz. Sedangkan dua blok yang kosong 11 dan 12 masing-masing memiliki lebar pita 5 MHz. Sementara, total lebar pita di frekuensi tersebut 60 MHz. [lar]

Topik berita Terkait:
  1. Teknologi
  2. Menkominfo
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini