Bangun internet lebih menguntungkan ketimbang tangkal HIV?

Jumat, 12 Desember 2014 12:08 Reporter : Bramy Biantoro
Bangun internet lebih menguntungkan ketimbang tangkal HIV? Internet. © Danpontefract.com

Merdeka.com - Sebuah hasil penelitian yang cukup kontroversial mengemuka Kamis lalu (11/12). Hasil penelitian itu menyebutkan bila pemerintah dunia sebaiknya lebih mengutamakan pembangunan internet ketimbang mengeluarkan uang demi menyelamatkan dunia dari virus HIV.

Berdasarkan data penelitian pusat konsensus Copenhagen bernama 'think-tank', upaya meningkatkan pertumbuhan internet mobile hingga tiga kali lipat hingga tahun 2030 dapat melambungkan pertumbuhan ekonomi dunia.

Dari data yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut, diketahui bila pertumbuhan ekonomi penduduk bumi dalam 15 tahun mendatang bisa mencapai Rp 275 juta triliun bila pemerintah dunia fokus untuk internet! Sementara dana yang dibutuhkan untuk membangun internet dunia cukup 'murah', hanya Rp 16,5 juta triliun.

Think-tank juga mengklaim bila dari setiap 'dollar' yang diinvestasikan pada internet akan berlipat ganda hingga 17 kali lipat. Peningkatan itu sangat jauh jika dibandingkan dengan investasi ke upaya penangkalan virus HIV.

Menurut penelitian Think-tank, dunia hanya mendapat keuntungan sekitar 2,5 kali lipat dari dana awal yang dikeluarkan untuk merawat pasien HIV dan menangkal persebaran virus mematikan itu.

"Akan ada peningkatan pendapatan total penduduk bumi bila kita mempunyai akses mobile broadband, dan itu bisa membuat sebuah perbedaan besar bagi kehidupan manusia," ujar pimpinan Think-tank, Bjorn Lomborg, Phys.org (11/12).

Bila pemerintah dunia setuju untuk menggelontorkan dana sebesar itu untuk membangun internet, maka persebaran internet dunia dapat meningkat pesat hingga 60 persen di 2030. Tiga miliar orang yang sebelumnya tidak terkoneksi pun diprediksi akan bisa menikmati internet.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda lebih setuju membangun internet atau menumpas virus HIV terlebih dulu? [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. Penelitian
  2. Internet
  3. Hiv/aids
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini