Bandung kota pertama tahapan selanjutnya gerakan 1.000 startup

Rabu, 9 November 2016 10:25 Reporter : Fauzan Jamaludin
Bandung kota pertama tahapan selanjutnya gerakan 1.000 startup kota bandung. ©wikipedia.com

Merdeka.com - Tahapan pertama Ignition Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital dimulai di Bandung. Ada lima sesi yang menjadi fokus utama pada acara tersebut yaitu Entrepreneurial Mindset, Don't Start a Business, Solve a Problem, Collaboration to Create Innovation, Innovating with Creativity, Notion of Innovation: Innovating with Creativity, dan How to Think like a Founder.

Para peserta di Bandung sangat antusias mengikuti kegiatan yang akan berlangsung di 10 kota ini. Bahkan, ada seorang peserta yang pernah magang di bidang pariwisata di Malaysia rela kembali bergelut di bidang IT untuk mengikuti Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Setelah melewati tahap Ignition, peserta Bandung akan mengikuti networking session pada 12 November 2016, di kegiatan itu mereka harus membentuk tim yang terdiri dari hustler, hackerdan hipster. Setelah tim terbentuk, mereka akan berlanjut ke tahap Workshop untuk mendapat materi tentang design thinking, market validation dan business model dari trainer relevan.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengaku optimistis dengan geliat startup digital di Bandung. Dikenal sebagai pusat kreativitas dan didukung oleh berbagai komunitas digital yang terus berkembang pesat, Bandung berpotensi untuk menjadi salah satu kiblat tech startup di Indonesia.

"Saya memiliki keyakinan, dari sisi kreativitas Bandung menjadi salah satu yang terdepan di Indonesia," ujar Rudiantara.

Rudiantara berharap dengan hadirnya Gerakan Nasional 1000 Startup Digital dapat melahirkan banyak startup founder yang membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 2020 mendatang. Saat ini Indonesia baru memiliki 1,5 persen pengusaha dari sekitar 252 juta penduduk Tanah Air. Dikatakannya, Indonesia masih membutuhkan sekitar 1,7 juta pengusaha untuk mencapai angka dua persen. Angka tersebut masih kalah dibandingkan negara ASEAN lainnya seperti Singapura yang memiliki jumlah entrepreneur sebanyak 7 persen, Malaysia 5 persen, Thailand 4,5 persen, dan Vietnam 3,3 persen. Tentu masih banyak hal yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

"Gerakan Nasional 1000 Startup Digital ini tidak hanya sekadar mengutak-atik teknologi saja. Tapi justru teknologi diharapkan mampu memberi nilai tambah untuk menjadi bisnis yang akhirnya menjadi kekuatan ekonomi Indonesia yang ditargetkan memiliki nilai 130 miliar dollar pada tahun 2020," ujarnya.

Untuk melahirkan generasi muda yang melek digital, pemerintah kota Bandung akan fokus dalam memberikan layanan yang secara berkala dievaluasi yaitu menyediakan ruang untuk masyarakat beraspirasi, memberikan infrastruktur berupa sosialisasi program dan informasi, membentuk literasi digital, pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia untuk siap dengan era digital, serta menggalakan festival sebagai langkah sosialisasi dengan cakupan yang lebih luas.

"Setiap tahun memang selalu ada evaluasi, satu diantaranya kota yang memakai design thinking untuk menguji kebijakan dan regulasi. Nanti dalam design thinking akan ada dari akademisi, bisnis, komunitas dan pemerintah berdiskusi untuk memecahkan problem kota, termasuk mengenai program berbasis digital," Ketua Komite Kreatif Kota Bandung, Tita Larasati. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Digital Startup
  2. Bandung
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini