Awas, virus 'ubah warna' Facebook sudah infeksi 10.000 akun

Jumat, 8 Agustus 2014 08:40 Reporter : Bramy Biantoro
facebook. © MSN.com

Merdeka.com - Setelah Facebook muncul di dunia maya, banyak sekali iklan-iklan palsu yang menawarkan kustomisasi akun pengguna. Kini salah satu iklan palsu pembawa virus itu bangkit kembali.

Penipuan berkedok aplikasi yang bisa mengubah tampilan Facebook itu ternyata menuntun para Facebookers untuk mengunduh sebuah file berbahaya atau malware dari sebuah situs yang menawarkan berbagai warna menarik untuk layout Facebook, Mashable (07/08).

Malware yang telah diunduh secara langsung akan terhubung dengan sebuah situs berbahaya. Situs ini bisa mencuri kode akses Facebook saat pengguna setuju untuk melihat video tutorial yang ditawarkan. Kode akses ini lah yang akan digunakan oleh para peretas untuk mendapatkan data teman pengguna dari Facebook mereka.

Tetapi Anda pun harus waspada, sebab situs palsu tersebut bisa saja menawarkan sebuah aplikasi yang sebenarnya berisi virus apabila Anda memutuskan tidak menonton video tadi.

Jika Anda melakukan akses dari smartphone Android, maka akan muncul tanda gadget telah terinfeksi virus dan meminta pengguna mengunduh sebuah aplikasi untuk menghilangkannya. Sedangkan pada Facebook versi PC, akan ada sebuah video porno yang ditawarkan untuk di-download. Namun sekali lagi, aplikasi tadi semuanya berisi virus.

Untuk Anda yang sudah merasa terinfeksi, sebaiknya segera 'uninstall' aplikasi tersebut via 'Facebook Settings' dan merubah password Facebook.

Berdasarkan laporan perusahaan berbasis internet asal China, Cheetah Company, sudah terdapat lebih dari 10.000 akun yang telah terinfeksi di seluruh dunia. Meskipun korbannya sudah ribuan, Facebook sepertinya belum memutuskan untuk menghapus virus-virus yang terdapat pada laman download aplikasi milik mereka. Padahal virus 'ubah warna' ini sudah ada sejak 2 tahun yang lalu. [bbo]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.