Awas, ada aplikasi yang tak terenkripsi punya risiko data bocor

Senin, 7 Mei 2018 09:32 Reporter : Fauzan Jamaludin
Ilustrasi Internet. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kaspersky Lab menemukan terdapat data pengguna tidak terenkripsi ditransmisikan melewati protokol HTTP yang tidak aman sehingga menimbulkan risiko kebocoran data. Kekurangan ini dikarenakan beberapa aplikasi menggunakan SDK periklanan pihak ketiga langsung pakai yang merupakan bagian dari jaringan iklan paling populer.

Aplikasi ini membuka celah keamanan terhadap pencurian data pribadi, modifikasi serta dapat digunakan untuk serangan berikutnya sehingga membuat pengguna tidak terlindungi.

Analisa yang lebih mendalam terhadap aplikasi ini menunjukkan bahwa data dikirimkan tanpa dienkripsi dan melalui HTTP, yang berarti ini tidak terlindungi saat ini ditransfer ke server. Karena tidak adanya enkripsi, maka data dapat dihadang di jalan oleh siapa saja bisa melalui jaringan Wi-Fi yang tidak terproteksi, oleh penyelenggara jasa Internet atau melalui malware di router di rumah.

"Awalnya kami sangka ini hanyalah kasus mengenai kecerobohan pembuatan aplikasi, namun kenyataannya mengejutkan. Jutaan aplikasi termasuk SDK pihak ketiga rentan terhadap pencurian data pribadi dan dimodifikasisehingga berujung kepada penyusupan malware, pemerasan dan berbagai ancaman lainnya di perangkat Anda," kata Roman Unuchek, security researcher di Kaspersky Lab dalam keterangannya, Senin (7/5).

Maka dari itu, Roman menyarankan para pengguna untuk memeriksa izin dari aplikasi yang tersemat dalam telpon genggamnya.

"Jangan membolehkan sesuatu yang Anda tidak tahu mengapa dan apa gunanya. Misalnya banyak aplikasi tidak memerlukan akses ke lokasi Anda, jangan Anda perbolehkan jika aplikasi ini tidak memerlukannya," ujarnya.

Selain itu, gunakan virtual private network (VPN). Fungsi ini akan mengenkripsi lalu-lintas jaringan antara perangkat Anda ke server. Walaupun paket yang dikirimkan akan tetap tidak terenkripsi di belakang server VPN, tapi paling tidak risiko kebocoran berkurang selama prosesnya. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Internet
  2. Internet Indonesia
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini