ATSI Sampaikan 10 Poin Masukan Soal Penerapan Pemblokiran Ponsel BM

Selasa, 24 September 2019 20:03 Reporter : Fauzan Jamaludin
ATSI Sampaikan 10 Poin Masukan Soal Penerapan Pemblokiran Ponsel BM Ilustrasi smartphone. ©Shutterstock/Sergey Nivens

Merdeka.com - Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menyampaikan masukan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) terkait dengan rencana pemerintah untuk memberlakukan regulasi pengendalian alat/perangkat telekomunikasi selular melalui identifikasi International Mobile Equipment (IMEI).

Masukan dari ATSI telah disampaikan kepada Dirjen SDPPI Kemkominfo, Ismail, melalui surat tertanggal 12 September 2019. Surat itu juga telah ditandatangani oleh Ketua Umum ATSI, Ririek Adriansyah.

Ketua Umum ATSI, Ririek Adriansyah mengatakan, secara prinsip ATSI sangat mendukung penuh regulasi mengenai tata kelola IMEI. Tujuannya membantu pemerintah menghindari kerugian negara yang disebabkan oleh peredaran perangkat seluler illegal di pasaran dan untuk meningkatkan pendapatan negara sekaligus untuk perlindungan konsumen.

"Meski begitu, kami konsisten mengusulkan bahwa regulasi ini sebaiknya bersifat preventif dan bukan korektif, sehingga tidak menyebabkan kerugian kepada semua pihak yang terkait yaitu operator seluler, pelaku usaha dan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi termasuk hak terlindunginya data dan identitas pribadi pelanggan," jelas Ririek saat acara konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/9).

Baca Selanjutnya: 10 Poin Masukan...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Smartphone
  3. IMEI
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini