Asteroid Besar Akan Dekati Bumi, Bahaya?

Kamis, 21 Mei 2020 00:44 Reporter : Indra Cahya
Asteroid Besar Akan Dekati Bumi, Bahaya? Ilustrasi asteroid yang mengarah ke Bumi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Jelang Idul Fitri, akan ada asteroid yang mendekati Bumi dengan ukuran cukup besar.

Hal ini berdasarkan data dari Center of Near Earth Object Studies (CNEOS) NASA. Asteroid itu adalah 1997 BQ atau 136795.

Dilaporkan bahwa asteroid ini akan mendekati Bumi pada Kamis 21 Mei 2020 pukul 21.44 Universal Time atau pukul 04.44 Waktu Indonesia Barat. Asteroid ini disebut akan berada dengan jarak 6,16 juta kilometer.

CNEOS NASA menuturkan asteroid ini memiliki kecepatan relatif 11,68 kilometer per detik saat mendekati Bumi, tapi sedikit lebih lambat dari asteorid 2009 XO.

Dikutip dari laman Pusat Sains Antariksa LAPAN (PUSSAINSA) yang dilaporkan Tekno Liputan6.com, ukuran asteroid ini sekitar 650 meter hingga 1,5 kilometer.

Asteroid 1997 BQ masuk dalam kategori Apollo dan Potentially Hazardous Asteroid (PHA) dengan kelas spektral S. Adapun kelas spektral S (siliceous) menandakan asteroid yang kandungan kimianya didominasi silika berbatu.

1 dari 2 halaman

Data menunjukkan asteroid kelas itu berpopulasi 17 persen dari total asteroid yang ditemukan, kedua terbanyak setelah kelas spektral C (carboneous) yang komposisisnya didominikasi karbon.

Sementara asteroid Appolo adalah asteroid yang memiliki sumbu setengah panjang lebih besar dibandingkan orbit Bumi (> 1 Satuan Astronomi, SA), tetapi jarak perhelionnya lebih kecil ketimbang aphelion Bumi (<1,017 SA).

Sebagai informasi, beberapa asteroid Apollo bisa menjadi ancaman bagi penduduk Bumi, jika berada pada jarak sangat dekat dengan Bumi. Salah satunya adalah meteor Chelyabinsk yang memasuki atmosfer Bumi dan meledak di langit kota Chelyabinsk, Rusia pada 15 Februari 2013 dengan ukuran 17 meter.

Adapun asteroid 1997 BQ diperkirakan memiliki ukuran 650 meter hingga 1,5 kilometer dengan magnitudo mutlak +18,0, jika diamati pada jarak 1 SA dari Matahari dan pengamat. Asteroid ini disebut 10 kali lebih terang dari asteroid 2009 XO yang bermagnitudo +20,5.

2 dari 2 halaman

Dapat Terjadi Kapan Saja

Perlu diketahui, menurut Planetary Defense Coordination Office NASA, jatuhnya asteroid ke Bumi adalah proses alami yang terjadi terus menerus. Setiap harinya, material sebesar 80 hingga 100 ton jatuh ke Bumi dari luar angkasa, baik dalam bentu debu dan meteorit kecil (pecahan asteroid yang hancur di atmosfer Bumi).

Kendati demikian, dilansir Jet Propulsion Laboratory NASA, tarikan grativitasi planet dapat mengubah lintasan orbit asteroid. Hal itu berlaku untuk asteroid sesatan (stray asteroid) maupun pecahan dari tabrakan asteroid terdahulu, yang diyakini telah menabrak Bumi di masa lalu.

Berdasarkan catatan 20 tahun terakhir dari sensor radar pemerintah Amerika Serikat, ada hampir 600 asteroid berukuran sangat kecil yang terdeteksi telah memasuki atmosfer Bumi, sehingga menciptakan bolide atau bola api.

Sementara untuk benda jatuh alami yang besarnya sama dengan pecahan meteorit di Chelyabinsk dapat terjadi sekali atau dua kali dalam 100 tahun.

Benda jauh alami yang lebih besar diperkirakan sangat jarang terjadi, tapi mengingat kuran lengkapnya katalog Objek Dekat Bumi saat ini, benda jatuh alami seperti meteor Chelyabinsk dapat terjadi kapan saja.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustinus Mario Damar [idc]

Baca juga:
Buktikan 'Bumi Istirahat,' NASA Dukung Studi Lingkungan Dampak Pandemi
NASA Bakal Bantu Tom Cruise Untuk Syuting Film di Luar Angkasa
Cara Membuat Magnet Lengkap dengan Penjelasannya, Sederhana dan Mudah Dilakukan
Astronom Berhasil Temukan Lubang Hitam Terdekat Dari Bumi, Ini Jaraknya!
Tiongkok Berhasil Daratkan Pesawat Ruang Angkasa, Siap Misi ke Bulan
Segera, NASA Bakal Kembali Luncurkan Misi Luar Angkasa Berawak
Ini yang Bakal Terjadi Jika Pesawat Terbang Terlalu Tinggi, Bahaya?

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sains
  3. Asteroid
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini