Asosiasi Ponsel sebut Kapasitas Mesin CEIR Harus Ditambah

Selasa, 13 Oktober 2020 15:15 Reporter : Fauzan Jamaludin
Asosiasi Ponsel sebut Kapasitas Mesin CEIR Harus Ditambah Ilustrasi smartphone. ©densnapdealtvshop

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengakui sistem Central Equipment Identity Register (CEIR) sebagai pusat pengolahan informasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) hampir penuh. Adapun upaya yang dilakukan saat ini adalah operator CEIR diminta untuk melakukan cleansing sistem sehingga hanya IMEI aktif yang terdaftar dalam sistem.

Sementara sejumlah kelompok dan pengamat selular mengimbau agar sistem ini dimatikan terlebih dulu dan dibereskan secara internal sampai benar-benar siap. Lalu, bisa dinyalakan kembali ketimbang penyelesaiannya hanya tambal sulam, yang nantinya malah akan menjadi masalah baru.

Pandangan sistem CEIR dimatikan dulu, mendapat penolakan keras dari Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI). Menurut Hasan Aula, Ketua APSI, usulan untuk mematikan mesin CEIR akan berujung pada ketidakpastian hukum.

"Mematikan mesin CEIR untuk sementara waktu bukanlah solusi. Itu akan kembali pada sistem lost control. Ponsel ilegal dan resmi tak bisa lagi dibedakan. Solusinya pihak terkait yang bertanggung jawab terhadap aturan ini harus menambah kapasitas daya tampung mesin CEIR. Bukan dimatikan," kata Hasan melalui keterangannya, Selasa (13/10).

Menurut kalkulasi Hasan, apabila ada 50 juta ponsel per tahun atau rata-rata 90 juta IMEI setahun, maka dalam 5 tahun akan terisi 450 juta IMEI. Sebagai informasi, kapasitas mesin CEIR yang ada saat ini adalah 1,2 miliar data IMEI.

"Kalau sekarang sudah 95 persen artinya ada IMEI yang mungkin belum diproduksi atau direalisasikan. Maka dalam jangka pendek perlu dilakukan cleansing di CEIR untuk IMEI yang belum diproduksi atau direalisasikan," jelas dia.

Baca Selanjutnya: Koordinasi dengan Kemenperin...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Smartphone
  3. IMEI
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini