Apple tarik ratusan aplikasi dari iOS Store, ada apa?

Selasa, 20 Oktober 2015 13:05 Reporter : Bramy Biantoro
iOS App Store. © Bgr.com

Merdeka.com - Keamanan pengguna sudah lama menjadi prioritas Apple. Sebagai bukti akan komitmen itu, perusahaan yang bermarkas di Cupertino itu baru saja menarik ratusan aplikasi dari iOS App Store.

Dikutip dari Phone Arena (19/10), Apple telah menarik 256 aplikasi akibat dituduh mengumpulkan data pengguna gadget iOS menggunakan program tersembunyi yang sudah dilarang oleh Apple.

Lalu, apakah pengguna perangkat Apple di tanah air sebelumnya terancam aplikasi-aplikasi berbahaya itu? Untungnya tidak, sebab aplikasi-aplikasi tersebut dibuat dengan software development kit (SDK) untuk iklan dari 'Youmi Advertising' yang diperuntukkan untuk user di China.

Entah aksi penarikan ini dianggap terlambat atau tidak, tetapi sudah ada setidaknya satu juta lebih orang yang mengunduh 256 aplikasi 'mata-mata' itu. Salah satu aplikasi yang dibuat dengan Youmi SDK adalah aplikasi waralaba makanan McDonald di China!

Ke depannya, Apple Store akan menolak semua aplikasi yang dibuat menggunakan Youmi SDK, mengingat SDK itu memungkinkan aplikasi untuk menyimpan data pengguna.

"Kami telah mengidentifikasi sekelompok aplikasi yang menggunakan tool iklan (SDK) pihak ketiga, yang dikembangkan oleh Youmi, sebuah penyedia iklan mobile. Youmi yang menggunakan API swasta untuk mengumpulkan informasi pribadi, seperti alamat email pengguna dan pengenal perangkat, dan data rute ke Server perusahaannya. Ini adalah pelanggaran terhadap pedoman keamanan dan privasi kami," ujar Apple. [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. Apple
  2. Aplikasi IPhone
  3. IOs
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.