Anak kecanduan gadget, ibu ini sukses buka sekolah pemrograman

Senin, 6 April 2015 19:52 Sumber :
Anak kecanduan gadget, ibu ini sukses buka sekolah pemrograman Coding(Indonesia). Techinasia.com

Merdeka.com - Berawal ketika melihat anaknya yang kecanduan gadget, Kurie Suditomo akhirnya berhasil membuka sekolah coding atau pemrograman di Indonesia untuk menyalurkan hobi anaknya ke arah positif.

Kurie sendiri mendapatkan motivasi untuk memuat sekolah pemrograman ini karena dirinya melihat bahaya kala kini lebih banyak anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu luang mereka di depan layar (gadget).

Dirinya menyebutkan jika kini orang tua sering mengeluh karena tak bisa banyak berkomunikasi dengan anak mereka, karena si anak lebih memilih diam di kamarnya sepanjang waktu untuk bermain gadget.

"Anak tidak mau keluar dari kamarnya, tidak mau berpartisipasi dalam kegiatan keluarga. Sekolah pemrograman adalah satu-satunya hal yang menarik baginya, dan sekarang setidaknya dia datang ke sini, belajar hal-hal yang berguna dan bertemu orang bayak." ungkap Kurie seperti dilansir TechInAsia (1/4).

"Ini adalah kenyataan yang kita hadapi. Kelas komputer yang diajarkan di sekolah-sekolah sekarang tidak sampai mengajarkan anak-anak untuk mengerti bahasa digital dasar." tambahnya.

codingindonesia

Dengan menggandeng rekannya Wahyudi sebagai co-founder, keduanya berhasil membuka sekolah coding dengan nama Coding(Indonesia) pada Juni 2013 lalu. Meski memiliki latar belakang yang berbeda, Kurie yang berprofesi sebagai jurnalis sebelumnya dan Wahyudi yang sudah kenyang asam gram di bidang software developer di Jerman dan Amerika Serikat, keduanya bisa menyatukan visi untuk membuat Coding(Indonesia) dengan kurikulum terintegrasi.

Dengan kurikulum yang terintegrasi, sekolah ini sendiri sudah memiliki 300 murid yang masuk untuk menempuh pendidikan reguler selama enam bulan. Nantinya para murid di sekolah ini akan mendapatkan pelajaran dari modul Scratch, perangkat gratis yang dirancang sebagai pintu masuk bagi anak-anak untuk belajar prinsip-prinsip pemrograman. Setelah itu para murid ini akan diajarkan terkait web literacy seperti mempelajari HTML.

Untuk saat ini, Coding(Indonesia) sudah memiliki dua lokasi utama di wilayah Jakarta Selatan dan saat ini sedang membangun dua sekolah lainnya yang akan segera dibuka. Untuk memenuhi tenaga pendidik, Wahyudi juga menggandeng tutor yang biasanya merupakan mahasiswa ilmu komputer atau guru.

Saat ini, Coding(Indonesia) sudah mempekerjakan tiga tutor, seorang manajer pemasaran, satu office manager, dan enam tutor paruh waktu.

Sedangkan Wahyudi sebagai co-founder kini fokus untuk menjadi pengajar sedangkan Kurie Suditomo sebagai founder bertugas mengawasi pertumbuhan dan kemitraan perusahaan. [dzm]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tech In Asia
  3. Digital Startup
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini