Akhirnya, INAICTA lahirkan 21 teknopreneur muda

Senin, 2 September 2013 01:02 Reporter : Arif Pitoyo
INAICTA 2013. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Indonesia ICT Award (INAICTA) akhirnya menetapkan 21 pemenang untuk 21 kategori dalam malam penganugerahan INAICTA 2013.

Menkominfo Tifatul Sembiring yang hadir dalam acara puncak itu mengucapkan selamat berkarya bagi 21 pemenang dan diharapkan bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

Para inovator di bidang ICT ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak dalam menggapai mimpi Indonesia berada di delapan besar negara di dunia pada 2045 dan membawa Indonesia sejajar dengan bangsa lainnya, ungkap Menkominfo, Minggu (2/9).

Menurut Tifatul, inovator merupakan manusia yang tidak khawatir dengan masa depannya, karena dia melakukan sesuatu yang belum dilakukan orang lain.

Di dalam negeri, tambahnya, inovator akan berhadapan dengan jalanan macet, dan perebutan sumber daya alam dengan negara lain. Di situ, kata Tifatul, akan diuji nasionalisme, jangan sampai tanah dan rumah bukan jadi milik kita lagi.

Ketua Penyelenggara INAICTA 2013 Andeas Surya berharap ekosistem ICT di Indonesia bisa bekerja sama membantu produk-produk inovator ini dengan member kesempatan kepada mereka.

Nominator kalau tidak bisa mengakses pasar Indonesia, lapor ke panitia INAICTA. Semua pihak ekosistem perlu bahu membahu, mengingat potensi indonesia yang sangat besar seharusnya menjadi kenyataan dan menghasilkan, tegasnya.

Menurut dia, bangsa indonesia bangsa berpotensi memproduksi dan mengekspor produk-produk ICT ke luar negeri, hal itu terlihat dari antusiasme masyarakat terhadap partisipasinya di INAICTA, katanya.

Dari sisi karya, ada 1.900 karya yang didaftarkan ke panitia, yang mana 170 karya dari digital media, 200 games, dan 300 apps. Sisanya terbagi dalam banyak kategori lainnya.

Adapun, pemenang INAICTA selengkapnya dari 21 kategori adalah:

  • Aplikasi tingkat SD: Bermain, bereksperimen, bernyanyi dengan suara dan music (SD Tarakanita 1)
  • E-commerce: sribu.com (PT Sribu Digital Kreatif)
  • Aplikasi tingkat universitas: At Inec, aplikasi cerdas untuk mengetahui sifat manusia, emosi dan sebagai controller interaktif dengan pengolahan (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya).
  • Research and Development: e-fishery (Cyreed)
  • Aplikasi UKM: Shoop, e-commerce assistant (CV Firzil Tech Indonesia).
  • Digital Animation: Binekon (Belantara)
  • Digital Interactive Media tingkat universitas: Hyjabs (Universitas Komputer Indonesia).
  • Games: Own Pet Dragon (Own Games)
  • Aplikasi tingkat SMA: MatrikSoft Security Care (SMKN 4 Bandung)
  • E-Inclusion & ICT Social Entrepreneurship: Ahad: easy care of sensory disturbance (STIMIK AMIKOM Yogyakarta).
  • Games tingkat universitas: Spyders web (ITB).
  • Aplikasi robot tingkat universitas/umum: Sistem pencari dan penanda korban bencana alam pada peta Google dengan GPS dan Quadcopter (Politeknik Negeri Bandung).
  • Aplikasi robot tingkat SD-SMA): Vorebot (SMA Negeri 28 Jakarta).
  • E-Health: Brainstat (ITB, UI, Institut Teknologi Telkom).
  • Digital Animation tingkat universitas: Bite (Universitas Multimedia).
  • Aplikasi tingkat SMP: I Love Bandung (SMPK 1 Dima Bakti Bandung.
  • EduGames: GameMarbel.com (Educa Studio).
  • Advergames: Cerebrovit Academy (Agate Studio).
  • Tourism and Hospitality: Isikota.com (PT Madison Digital Animasi).
  • Animasi tingkat SD-SMA: Hikayat Negeri Katak (MTSN Malang 3).
  • Digital Interractive Media: Hyjabs (Universitas Komputer Indonesia).< [nvl]

  • Topik berita Terkait:
    1. Teknologi
    2. Menkominfo
    3. INAICTA
    Berikan Komentar
    Komentar Pembaca

    Be Smart, Read More

    Indeks Berita Hari Ini