Airbnb Gandeng Jony Ive Untuk Kolaborasi Jangka Panjang

Jumat, 23 Oktober 2020 18:20 Reporter : Indra Cahya
Airbnb Gandeng Jony Ive Untuk Kolaborasi Jangka Panjang Jony Ive. ©2019 Financial Times / FT.com

Merdeka.com - Mantan petinggi Apple di bagian desain yakni Jony Ive dan perusahaannya yakni LoveFrom, akan segera bekerja untuk layanan rental online Airbnb.

Melansir The Verge, Airbnb menyebut bahwa kesepakatan tidak seperti Jony Ive bekerja untuk Airbnb, namun lebih kepada "kolaborasi spesial" serta "hubungan jangka panjang" untuk merancang produk dan layanan Airbnb generasi berikutnya.

Tak cuma itu, Ive juga akan mengambangkan tim desain internal Airbnb, yang diduga menemui banyak kendala. Hal ini dikarenakan tiga orang desainer senior cabut dari perusahaan, dan kepala desainnya meminta dipindah ke paruh waktu untuk ambil pekerjaan lain.

Ive dan CEO Airbnb yakni Brian Chesky adalah teman baik sejak lama. Ive sendiri pernah menulis profil mini untuk Airbnb di majalah Time, dan memuji desain situs web perusahaan.

2 dari 2 halaman

Mundur Dari Apple

Akhir Juni 2019, Ive mundur dari Apple. Setelah sejak 1992 mengabdi pada Apple, Ive memutuskan untuk membuat perusahaannya sendiri bernama LoveFrom, yang dibentuk bersama desainer Australia, Marc Newson.

Ive sendiri menyebut bahwa LoveFrom akan menjadikan Apple sebagai klien pertama dan klien eksekutif mereka. Apple sendiri akan bekerjasama dengan Ive dalam hal aksesoris canggih serta deretan aplikasi kesehatan yang kini jadi fokus strategi Apple.

Meski di atas kertas disebut bahwa Ive akan tetap bekerjasama dengan Apple, kenyataannya tidak demikian. Berikut deretan fakta buram soal mundurnya Ive dari Apple.

1. Ive Telah 'Tinggalkan' Apple Sejak Lama

Berdasarkan laporan dari Bloomberg, Ive pada dasarnya telah meninggalkan Apple sejak empat tahun yang lalu. Menurut laporan sumber terpercaya, Ive hanya datang ke markas Apple selama dua kali seminggu dan tidak rutin.

Hal ini senada dengan pernyataan Ive sendiri di tahun 2015 yang menyebut bahwa dirinya "sangat, sangat, lelah," merujuk pekerjaannya di Apple.

2. Kerjasama Dengan Apple Hanya 'Basa-Basi'

Menurut jurnalis teknologi John Gruber, Ive tidak bertahan dengan Apple. Pilihannya hanya dua, bertahan atau mundur dari Apple, tidak ada mundur lalu ada kerjasama lebih lanjut. Menurutnya, pernyataan bahwa LoveFrom akan bekerjasama dengan Apple murni basa-basi.

3. Ive Juga Punya Produk Gagal

Akhir-akhir ini, Ive tak hanya memproduksi kesuksesan. Pasalnya, beberapa dari produk besutannya justru gagal.

Paling besar ada dua. Pertama teknologi butterfly keyboard di MacBook Pro yang sering menekan berlebih, tersangkut, hingga tak responsif. Kedua, tentu AirPower, platform pengecasan nirkabel produk Apple yang diperkenalkan lalu dibatalkan 18 bulan kemudian.

4. Ive Pernah Menyatakan Kalau Ia Akan Keluar Dari Apple

melansir Guardian dalam artikel 5 tahun lalu, Jony Ive menyebut bahwa ia akan berhenti mendesain produk untuk Apple ketika perusahaan tersebut berhenti berinovasi.

Ive mengungkapkan bahwa inovasi Apple dalam dunia teknologi adalah satu hal yang menjaga ketertarikannya untuk tetap mengabdi pada Apple. Apakah saat ini, inovasi di Apple telah mati? Tak ada yang tahu.

Dalam artikel yang dilaporkan Wall Street Journal pun, Ive disebut tidak lagi cocok dengan Tim Cook yang mulai "menunjukkan sedikit kurangnya ketertarikan terhadap proses pengembangan produk" Apple. [idc]

Baca juga:
Akhirnya Diungkap Apple, Ini Kapasitas Baterai iPhone 12 Series
Fitur 'Terbaik' iOS 14 ini Dilaporkan Masih Belum Bisa Dipakai Pengguna
iPhone 12 mini Punya Permintaan Tinggi, Apakah Android Bakal Mengikuti?
Adopsi iOS 14 Lebih Dari Seperempat Pengguna iPhone
Muncul Titik Hijau Di Bagian Layar Atas iPhone, Apakah Itu?
Spotify Kritik Layanan Bundel Apple One, Mengapa?
iPhone 12 Kalah Ngebut Dari iPhone 11 dan iPad Air Terbaru

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Apple
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini