5 Wajah Baru Facebook: Mulai Fitur ala 'Tinder' Hingga Instagram Tanpa Like

Kamis, 2 Mei 2019 11:54 Reporter : Indra Cahya
5 Wajah Baru Facebook: Mulai Fitur ala 'Tinder' Hingga Instagram Tanpa Like Mark Zuckerberg di Gelaran F8 2019. ©2019 mashable.com

Merdeka.com - Jejaring sosial terpopuler Facebook memulai gelaran acara F8, yang merupakan konverensi developer dari perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg tersebut.

Acara yang dimulai pada Selasa (30/4) tersebut mengumpulkan para developer Facebook dan juga para kreator konten untuk diperkenalkan kepada produk masa depan Facebook.

Facebook sendiri di acara ini juga memperlihatkan deretan fokus apa yang ingin diletakkan untuk perusahaan ini. Terutama, fokus tersebut adalah soal privasi.

Melansir Android Authority, berikut deretan wajah baru dari Facebook yang diperkenalkan lewat acara F8 2019.

1 dari 5 halaman

Privasi Facebook

Dalam pidato pembukaannya, Zuckerberg berkelakar soal privasi. "Kami tahu kami tak memiliki reputasi terbaik untuk berbicara soal privasi pada saat ini," ungkap Zuckerberg merujuk soal skandal Cambridge Analytica yang menghantam Facebook tahun lalu.

Namun sang CEO justru menyatakan bahwa "privasi adalah masa depan." Disebutnya, Facebook akan mengambil peran lebih proaktif untuk memastikan bahwa semua partner dan developer dari Facebook menggunakan layanan Facebook dengan baik.

Tentu hal ini merujuk pula pada Cambridge Analytica yang menggunakan kuis kepribadian untuk mengoleksi data pengguna dan memanfaatkannya untuk menggoyang pemilu AS pada 2016 lalu.

Tak cuma itu, Zuckerberg berjanji juga akan mengganti infrastruktur teknis dalam tubuh Facebook untuk mendukung visi misi mereka yang baru soal privasi ini.

Lebih lanjut, Facebook mencatat bahwa ia sedang mengerjakan 'pengurangan permanen' agar tak lagi ada catatan permanen soal jejak rekam pengguna di Facebook. Hal ini untuk menghindari pengambilan data rekam pengguna. Selain itu pengamanan data storage juga akan dilakukan untuk memastikan privasi lebih terjaga.

2 dari 5 halaman

Redesain Wajah Facebook

Facebook akan menghilangkan warna biru yang jadi ciri khas mereka selama ini. Facebook akan lebih memainkan warna putih, yang skema warnanya mirip iOS. Meski demikian, deretan ikon, emoji, dan lainnya, akan tetap mempertahankan warna asli.

Pengaplikasian desain baru ini disebut akan membuat Facebook lebih jadi platform pengguna. Deretan tab juga akan diredesain, seperti tab group, dan juga news feed yang akan lebih terpersonalisasi.

Perubahan ini akan dilakukan ke Android dan iOS terlebih dahulu, lalu versi browser dalam beberapa bulan ke depan.

3 dari 5 halaman

Secret Crush: Fitur Kencan Dari Facebook

Fitur terbaru yang akan segera muncul di Facebook adalah Secret Crush. Ini adalah platform kencan yang ada dalam Facebook. Fitur ini telah dikembangkan sejak lama, dan akan segera rilis di tahun ini.

Secret Crush sendiri membuat para pengguna dapat memilih hingga 9 kontak Facebook mereka yang mereka 'incar.' Nantinya, Facebook akan memberi notifikasi pada yang diincar, lalu jika yang diincar juga mengincar orang yang sama, chat dari Facebook Messenger akan terbuka untuk ngobrol.

4 dari 5 halaman

Facebook Messenger Makin Aman

Facebook Messenger akhirnya mendapatkan fitur end-to-end encryption. Ini adalah fitur enkripsi yang membuat hanya pengirim dan penerima pesan-lah yang bisa mengakses pesan. Siapapun tak akan bisa meretasnya, sekalipun pemilik platform yakni Facebook.

Sebelumnya, WhatsApp yang merupakan anak perusahaan Facebook, telah memiliki fitur ini. Layanan messaging lain yang memiliki fitur aman ini adalah Telegram.

Untuk soal misi Messenger ke depannya, Facebook ingin menjadikan Messenger sebagai "aplikasi komunikasi pribadi tercepat di seluruh planet."

5 dari 5 halaman

Hilangnya Like di Instagram

Facebook kini sedang mencoba fitur "Hidden Likes" untuk Instagram. Fitur ini memperbolehkan pengguna untuk mematikan fitur Like untuk terpanjang di foto atau video yang mereka unggah.

Hal ini disebut Facebook sebagai upaya mereka membuat pengguna mengembalikan fokus ke soal konten asli, ketimbang soal popularitas yang diukur oleh jumlah like yang diberikan follower.

[idc]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini