5 Fakta Inge Lehmann, ilmuwan wanita revolusioner penemu inti Bumi

Kamis, 14 Mei 2015 07:05 Reporter : Bramy Biantoro
5 Fakta Inge Lehmann, ilmuwan wanita revolusioner penemu inti Bumi Pakar siesmologi Inge Lehmann. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Rabu (13/05) kemarin, Google lewat Google Doodle-nya merayakan ulang tahun ke-127 sosok ilmuwan wanita yang berperan besar bagi dunia seismologi (ilmu gempa) dan geologi (ilmu tanah), Inge Lehmann. Wanita berkebangsaan Jerman itu berhasil menemukan inti Bumi.

Ya, Inge Lehmann yang meninggal di usia 104 tahun di tahun 1993 itu berhasil mengungkap jika inti bumi terdiri dari dua lapisan, lapisan inti dalam dan luar. Teori Inge pun menjadi landasan banyak cabang ilmu.

Nah, di luar capaian hebatnya itu, ternyata terdapat fakta-fakta lain kehidupan Inge yang menarik untuk diketahui, Heavy (13/05). Lima hal ini diantaranya.

1. Masuk sekolah campuran yang langka

Menurut data dari situs American Natural History Museum, Inge masuk sekolah menengah atas (SMA) yang cukup langka di Eropa, bahkan dunia, yakni SMA pria dan wanita di Copenhagen, Denmark.

Di sekolahnya itu, baik siswa pria atau wanita diperlakukan dengan sama, hal yang sangat jarang ditemukan di awal abad 20. Menariknya, SMA Inge itu didirikan oleh Hanna Adler, bibi dari fisikawan terkenal Neils Bohr.

2. Sempat dikenal sebagai 'penyihir'

Saat menerima penghargaan dari American Geophycical Union di tahun 1971, Inge sempat disebut sebagai master dari 'Black Art' alias penyihir.

Ceritanya, Inge diketahui mampu mengumpulkan catatan gempa dengan sangat cermat dan detail. Uniknya, daerah di mana Inge melakukan penelitian justru tergolong sebagai daerah yang jarang terdapat gempa. Lalu, bagaimana bisa Inge mendapatkan data-data akurat itu? Hal itu masih menjadi misteri. [bbo] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini