3 Tanda Laptop Kesayanganmu Perlu Mengganti Thermal Paste, Bikin Performa Jadi Ngebut

Kamis, 19 Mei 2022 17:46 Reporter : Jeffreydien Winanda
3 Tanda Laptop Kesayanganmu Perlu Mengganti Thermal Paste, Bikin Performa Jadi Ngebut 3 Tanda Laptop Kesayanganmu Perlu Mengganti Thermal Paste, Bikin Performa Jadi Ngebut. ©2022 Shutterstock

Merdeka.com - Seiring dengan penggunaan dan usianya, laptop kesayangan bisa mengalami penurunan performa secara signifikan. Menurunnya performa laptop kesayangan ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari penyimpanan penuh, hardware bermasalah, hingga yang jarang disadari adalah perlu mengganti thermal paste.

Thermal paste sendiri merupakan sebuah pasta yang dioleskan di antara permukaan prosesor dengan kipas dasar laptop. Fungsinya sendiri adalah untuk mempercepat proses penghantaran panas dari prosesor ke heatsink atau kipas untuk mencegah overheat.

Sayangnya, banyak yang belum menyadari tanda-tanda laptop kesayangan perlu mengganti thermal paste. Apa saja sih indikatornya?

Menurunnya Performa Laptop

Indikator sederhana yang menjadi tanda thermal paste perlu segera diganti adalah laptop menjadi semakin lemot. Memang bisa saja lemotnya laptop ini diakibatkan oleh faktor penyimpanan atau perangkat keras lainnya.

Namun, hal ini juga bisa dipicu oleh thremal paste yang sudah mengering. Lebih baik mencoba daripada mengobati, segera ganti thermal paste sebelum laptop benar-benar rusak parah.

Kipas Pendingin Laptop Berbunyi Kencang

Pada dasarnya, thermal paste berfungsi untuk menghantarkan panas prosesor ke dalam heatsink. Jika thermal paste kurang berfungsi optimal, maka tentu saja tugas kipas prosesor akan semakin berat.

Hal ini disebabkan tingginya suhu pada prosesor membuat kipas bekerja sangat ekstra sehingga menimbulkan suara nyaring yang terdengar dari luar casing laptop.

Laptop Mati Mendadak saat Beroperasi

Salah satu kondisi yang parah dan menjadi tanda untuk mengganti thermal paste adalah laptop mati mendadak ketika sedang dioperasikan. Hal ini bisa dipicu oleh suhu chip prosesor atau GPU (VGA) yang terlalu panas hingga membuat sistem pengaman OTP (Overheat Temperature Protection) menjadi aktif. Hal ini pun berujung pada sistem yang mematikan perangkat secara otomatis.

Biasanya, situasi seperti ini muncul ketika thermal paste di dalam prosesor sudah mulai mengering. Oleh sebab itu, coba cek bagian prosesor untuk memastikan kondisi dari thermal paste.

Thermal paste yang berkualitas juga akan memberikan performa maksimal pada laptop kesayangan. Oleh sebab itu, selalu gunakan thermal paste original demi menunjang aktivitas harianmu ya!

[jfw]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Initiative Content
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini