102 peserta ikuti kompetisi Pilkada Serentak Apps Challenge KPU

Minggu, 8 November 2015 14:42 Reporter : Fauzan Jamaludin
Pilkada Serentak Apps Challenge KPU. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum bersama Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengadakan kompetisi pembuatan aplikasi pendukung Pilkada. Kegiatan ini, bertajuk Pilkada Serentak Apps Challenge Code for Vote 4.0. Sistem operasi yang bisa diikutsertakan adalah website, desktop (windows), Android, dan iOS. Memperebutkan total hadiah senilai Rp 50 juta.

Hari ini memasuki masa penjurian bagi para peserta kompetisi. Menurut Program Officer API Pemilu, Perludem, Diah Setiawaty mengatakan bahwa para peserta yang terdaftar dalam lomba ini mencapai 102 peserta yang terdiri dari 42 tim.

"Pesertanya sekitar 102 orang yang terdiri dari 42 tim. Sebenernya kita udah targetkan 50 tim. Tapi memang, dalam prosesnya hanya 42 tim yang terdaftar," ujarnya kepada Merdeka.com di kantor KPU Pusat, Jakarta, Minggu (8/11).

Ia melanjutkan, tidak semua tim bisa hadir dalam penjurian di siang hari ini. Ada beberapa kelompok yang melakukan presentasi dengan menggunakan aplikasi Skype.

"Dari jumlah itu semua, tidak seluruhnya hadir secara fisik, 6 kelompok ada yang presentasinya menggunakan Skype tadi. Jadi, gak semuanya bisa hadir di sini," tuturnya.

Dari jumlah peserta maupun tim yang terdaftar, kata dia, separuhnya berasal dari luar Jawa.

"Kebanyakan, peserta yang ikut setengahnya berasal dari luar Jawa. Ada Balikpapan, Samarinda, Palembang, dan lain sebagainya. Untuk pulau Jawa, ada Semarang, Yogyakarta, dan beberapa kota lain di pulau Jawa," jelasnya.

Diah mengaku belum mengetahui secara pasti, peserta mana yang berhasil memikat hati juri. Namun ada satu tim yang menarik perhatian Diah karena aplikasi karya tim tersebut berpotensi untuk diterapkan dalam Pilkada nanti.

"Belum bisa lihat ya karena baru mulai penjuriannya. Tadi sih, salah satunya yang presentasi pakai Skype itu, dia bikin aplikasi untuk upload C1. Memudahkan untuk upload dan digitalisasi C1," katanya.

Adapun tim penilai berasal dari beberapa latar belakang, antara lain dari Data Science Indonesia, Kelompok Jurnalis Independen Indonesia dan Komisoner KPU. Kemudian kriteria penjurian meliputi desain dan kenyamanan pengguna (20 persen), kompleksitas teknis aplikasi (10 persen), penggunaan Application Programming Interface (API) (15 persen), keuntungan pemilih dan kesesuaian dengan tema (15 persen), poin khusus untuk disabilitas dan perempuan (10 persen), keberlangsungan aplikasi (15 persen), serta keamanan (15 persen). Rencananya pengumuman pemenang akan dilangsungkan pukul 17.00 WIB sore hari ini. [gni]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.