Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Profil

Partai Gerakan Indonesia Raya

Profil Partai Gerakan Indonesia Raya | Merdeka.com

Partai  Gerakan Indonesia Raya atau GERINDRA adalah partai politik yang menjagokan Prabowo Subianto sebagai calon presiden Indonesia pada tahun 2014 mendatang . Partai yang digawangi oleh Ir. Suhardi M. Sc ini bermula dari suatu keprihatinan terhadap kemelaratan yang dialami oleh masyarakat Indonesia akibat permainan orang yang tidak memperdulikan kesejahteraan bangsa. Ketika November 2007, Fadli Zon dan pengusaha ternama Hashim Djohadikusumo membahas masalah politik yang menurut mereka mulai menjauhi nilai-nilai demokrasi yang sesungguhnya.

Perbincangan mengenai nasib bangsa ini kemudian menjadi gagasan berdiri partai Gerindra yang saat itu baru diwacanakan di kalangan Hashim dan Prabowo. Berdirinya partai ini pun juga mendapat penolakan dari beberapa orang yang tidak ingin terlibat dengan pembuatan parpol baru. 

Perdebatan yang cukup panjang dan alot akhirnya menghasilkan manifesto perjuangan demi kesejahteraan rakyat yang memiliki 6 prinsip dasar partai (Prinsip Disiplin, Prinsip Kedaulatan, Prinsip Kemandirian, Prinsip Persamaan Hak, Prinsip Kerjasama dan Gotong Royong dan Prinsip Musyawarah) dan juga 16 pokok-pokok perjuangan partai Gerindra. Selain itu, pada bulan Desember 2007, di sebuah rumah yang menjadi markas IPS (Institute for Policy Studies) di bendungan Hilir, berkumpullah sejumlah nama seperti Adli Zon, hadir pula Ahmad Muzani, M. Asrian Mirza, Amran Nasution, Halida Hatta, Tanya Alwi dan Haris Bobihoe untuk membicarakan masalah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai yang akan dibentuk. Dengan ini, partai Gerindra ingin mewujudkan tatanan masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil, dan makmur serta beradab dan berketuhanan yang berlandaskan Pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD NKRI tahun 1945.

Namun, perjuangan Fadli yang setelah pertemuan itu sakit dan sempat merasa pesimis bahwa gagasan partai baru ini akan terus berlanjut, akhirnya tidak berakhir tragedi. Pada tanggal 6 Februari 2008, terbentuklah Partai Gerindra. Adanya partai ini diharapkan mampu mengabdi untuk menghadapi masalah sistem politik, perekonomian bangsa dan situasi sulit Indonesia dengan mengeratkan persatuan dan kesatuan bangsa. 

Maka dengan semangat kemandirian, keberanian, dan kemakmuran rakyat, Partai Gerindra memilih nama Gerakan Indonesia merdeka dan kepala Garuda sebagai perwujudan niat dan komitmen mereka terhadap manifesto Gerakan Indonesia Rayanya.

 

Riset dan Analisis oleh Kustin Ayuwuragil D.

Profil

  • Nama Lengkap

    Partai Gerakan Indonesia Raya

  • Alias

    Gerindra | Partai Gerindra

  • Agama

  • Tempat Lahir

    Indonesia

  • Tanggal Lahir

    2008-02-06

  • Zodiak

    Aquarius

  • Warga Negara

    Indonesia

  • Biografi

    Partai  Gerakan Indonesia Raya atau GERINDRA adalah partai politik yang menjagokan Prabowo Subianto sebagai calon presiden Indonesia pada tahun 2014 mendatang . Partai yang digawangi oleh Ir. Suhardi M. Sc ini bermula dari suatu keprihatinan terhadap kemelaratan yang dialami oleh masyarakat Indonesia akibat permainan orang yang tidak memperdulikan kesejahteraan bangsa. Ketika November 2007, Fadli Zon dan pengusaha ternama Hashim Djohadikusumo membahas masalah politik yang menurut mereka mulai menjauhi nilai-nilai demokrasi yang sesungguhnya.

    Perbincangan mengenai nasib bangsa ini kemudian menjadi gagasan berdiri partai Gerindra yang saat itu baru diwacanakan di kalangan Hashim dan Prabowo. Berdirinya partai ini pun juga mendapat penolakan dari beberapa orang yang tidak ingin terlibat dengan pembuatan parpol baru. 

    Perdebatan yang cukup panjang dan alot akhirnya menghasilkan manifesto perjuangan demi kesejahteraan rakyat yang memiliki 6 prinsip dasar partai (Prinsip Disiplin, Prinsip Kedaulatan, Prinsip Kemandirian, Prinsip Persamaan Hak, Prinsip Kerjasama dan Gotong Royong dan Prinsip Musyawarah) dan juga 16 pokok-pokok perjuangan partai Gerindra. Selain itu, pada bulan Desember 2007, di sebuah rumah yang menjadi markas IPS (Institute for Policy Studies) di bendungan Hilir, berkumpullah sejumlah nama seperti Adli Zon, hadir pula Ahmad Muzani, M. Asrian Mirza, Amran Nasution, Halida Hatta, Tanya Alwi dan Haris Bobihoe untuk membicarakan masalah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai yang akan dibentuk. Dengan ini, partai Gerindra ingin mewujudkan tatanan masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil, dan makmur serta beradab dan berketuhanan yang berlandaskan Pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD NKRI tahun 1945.

    Namun, perjuangan Fadli yang setelah pertemuan itu sakit dan sempat merasa pesimis bahwa gagasan partai baru ini akan terus berlanjut, akhirnya tidak berakhir tragedi. Pada tanggal 6 Februari 2008, terbentuklah Partai Gerindra. Adanya partai ini diharapkan mampu mengabdi untuk menghadapi masalah sistem politik, perekonomian bangsa dan situasi sulit Indonesia dengan mengeratkan persatuan dan kesatuan bangsa. 

    Maka dengan semangat kemandirian, keberanian, dan kemakmuran rakyat, Partai Gerindra memilih nama Gerakan Indonesia merdeka dan kepala Garuda sebagai perwujudan niat dan komitmen mereka terhadap manifesto Gerakan Indonesia Rayanya.

     

    Riset dan Analisis oleh Kustin Ayuwuragil D.

  • Pendidikan

  • Karir

  • Penghargaan

Geser ke atas Berita Selanjutnya