Tersangka Terancam Hukuman Mati, Ini Kabar Terbaru Pembunuhan Ketua MUI Labura

Kamis, 29 Juli 2021 12:39 Reporter : Fatimah Rahmawati
Tersangka Terancam Hukuman Mati, Ini Kabar Terbaru Pembunuhan Ketua MUI Labura Ilustrasi tindak kriminal. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock

Merdeka.com - Kasus pembunuhan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatra Utara (Sumut), Aminurrasyid Aruan pada Selasa (27/7) sempat menghebohkan masyarakat.

Sebelumnya, jenazah Ketua MUI Labura ditemukan di dalam parit di halaman warga di Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Labura dalam kondisi mengenaskan dipenuhi luka-luka.

Tak lama setelah warga menemukan jenazah korban, pelaku pembunuhan berhasil ditangkap dan diamankan ke kantor kepolisian.

Terkait kasus ini, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, menggelar konferensi pers pada Rabu (28/7) dan mengungkap kronologi lengkap kejadian tersebut. Dari perbuatan keji pelaku tersebut, pelaku juga terancam dijatuhi hukuman mati. Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.

2 dari 4 halaman

Kronologi Lengkap Pembunuhan

ketua mui labura tewas dibacok otk ini faktanya
Instagram/@laburaku ©2021 Merdeka.com

Panca menjelaskan, sebelum di hari peristiwa tersebut terjadi, pelaku sempat dinasehati oleh korban dan diingatkan untuk tidak mencuri buah sawitnya. Korban mengatakan akan melaporkan ke polisi jika pelaku masih nekat mencuri.

Kemudian, sore itu saat hari pembunuhan, pelaku itu pulang dan sempat mengasah parang di rumahnya. Ia lalu menunggu korban di tempat kejadian perkara (TKP). Saat korban tiba di TKP, pelaku langsung melayangkan parang miliknya ke arah korban yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor.

"Parang atau Kelewang tersebut langsung mengenai bagian leher bagian belakang yang mengakibatkan luka terbuka," jelas Panca.

Pelaku lalu berkali-kali membacok tubuh korban sehingga mengakibatkan banyak luka di tubuhnya, dan menyebabkan salah satu pergelangan tangan korban putus.

Usai melakukan aksinya, pelaku kemudian melarikan diri dan bersembunyi di kebun-kebun sawit yang ada di sekitar lokasi.

3 dari 4 halaman

Terancam Hukuman Mati

ketua mui labura tewas dibacok otk ini faktanya
Instagram/@laburaku ©2021 Merdeka.com

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan Pasal 340 subsider pasal 338 dan 351 KUHPidana. Ia diduga melakukan pembunuhan berencana dan terancam hukuman mati.

"Tindak pidana yang dipersangkakan kepada pelaku yakni dengan sengaja dan dengan direncanakan terlebih dahulu menghilangkan jiwa orang lain atau dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain. Dengan pasal berlapis itu, tersangka bisa dikenai hukuman mati," kata Panca.

4 dari 4 halaman

Masyarakat Diminta Tak Beropini Lain

Dari kasus pembunuhan Ketua MUI Labura ini, Wakil Bupati Labura Samsul Tanjung meminta agar warga sekitar dan masyarakat tidak beropini macam-macam dan diminta tetap menjaga agar tetap kondusif. Ia mengatakan, kasus ini murni tindak kriminal.

"Jangan beropini yang lain. Dari kasus ini telah terungkap terang benderang bahwa ini murni adalah tindakan kriminal. Tidak ada kriminalisasi ulama," ujar Samsul.

[far]
{paging_intro} {paging_nav}
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini