Terdampak Pandemi, Manajer Hotel Ini Kini Jadi Petani Ubi dengan Lahan 1 Hektare

Minggu, 18 Oktober 2020 13:30 Reporter : Fatimah Rahmawati
Terdampak Pandemi, Manajer Hotel Ini Kini Jadi Petani Ubi dengan Lahan 1 Hektare Terdampak Pandemi, Manajer Hotel Ini Kini Jadi Petani Ubi dengan Lahan 1 Hektare. liputan6.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sektor pariwisata. Banyak usaha di bidang pariwisata yang lesu sejak pandemi merebak, bahkan banyak karyawan yang terpaksa harus dirumahkan karena sepinya pengunjung di sektor ini.

Akibatnya, banyak pekerja di bidang ini yang banting setir dan mencoba usaha baru untuk menyambung hidup di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi yang belum tahu kapan akan berakhir.

Seperti yang dialami oleh Fransiskus Lopis, warga Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, NTT yang sebelumnya adalah manajer di salah satu hotel di sana. Lopis, sapaan akrabnya, kini memilih menjadi petani ubi dan dibantu oleh sang istri yang berprofesi sebagai guru honorer di SMPK San Karlos Habi.

Dirumahkan dari pekerjaannya, Ia dan istri mencoba menanam sayur-sayuran meski sempat gagal akibat dimakan hewan peliharaan tetangga. Namun, keduanya kembali mencoba dengan ubi jalar di halaman rumahnya yang luasnya tak seberapa. Ternyata, hasil panen ubi jalarnya ini mencapai Rp500 ribu. Dari situ lah Lopis dan istri melanjutkan budi daya ubi jalarnya.

"Dari situ saya mulai tertarik untuk membudidayakan ubi jalar, mudah dan cepat dapat uang," ungkapnya. Melansir dari Liputan6.com, berikut kisah selengkapnya.

Baca Selanjutnya: Punya Lahan 1 Hektare...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini