Tega Aniaya Anak Tiri hingga Badan Penuh Memar, Begini Nasib Ibu di Medan

Jumat, 14 Januari 2022 13:08 Reporter : Fatimah Rahmawati
Tega Aniaya Anak Tiri hingga Badan Penuh Memar, Begini Nasib Ibu di Medan ilustrasi kekerasan anak. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Aksi keji dilakukan oleh seorang ibu di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut). Ia tega melakukan penganiayaan terhadap anak tirinya yang baru berusia 8 tahun.

Pelaku yang berinisal LS itu menganiaya anak perempuannya dengan memukuli anak tirinya itu sampai sekujur tubuhnya penuh dengan luka memar dan lebam. Bahkan, kondisi memprihatinkan sang anak sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Kasus penyiksaan tersebut juga terungkap karena korban mengadu kepada guru di sekolahnya. Tak lama usai kasus penganiayaan yang dialami korban viral, kepolisian Polrestabes Medan pun berhasil mengamankan pelaku, setelah mendapat laporan tentang penganiayaan tersebut.

"Sudah kita ringkus dan sedang dalam proses pemeriksaan di Polrestabes Medan," ucap Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan, AKP Madianta Ginting pada Rabu (12/1).

Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.

2 dari 3 halaman

Ditetapkan Jadi Tersangka

AKP Madianta mengatakan, saat ini LS telah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus penganiayaan tersebut. Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

"Saat ini tersangka sudah ditahan," katanya pada Kamis (13/1).

Akibat perbuatannya, tersangka pun dijerat dengan Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Tersangka terancam hukuman penjara di atas lima tahun.

"Dengan ancaman penjara di atas lima tahun," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Kondisi Korban Memprihatinkan

Kasus penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap anak tirinya itu terungkap usai tetangga korban menyebarkan foto korban ke media sosial untuk meminta pertolongan. Setelah itu baru lah mereka melaporkan kasus itu ke petugas kepolisian.

Kondisi korban usai mengalami penganiayaan itu pun sangat memprihatinkan. Korban mengalami luka memar pada bagian wajah yang diduga akibat pukulan yang dilakukan oleh ibu tirinya tersebut.

Selain itu, korban juga mengalami memar di bagian leher, tangan dan tulang bahunya bergeser. Penganiayaan itu dilakukan oleh tersangka berulang kali, namun yang terakhir yang paling parah. Tersangka diketahui memukul korban menggunakan rol (penggaris) yang panjangnya sekitar 1 meter.

[far]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini