Tamara Bleszynski Rugi Miliaran Rupiah hingga Lapor Polisi, Belasan Tahun Ditipu

Rabu, 13 Oktober 2021 12:04 Reporter : Fardi Rizal
Tamara Bleszynski Rugi Miliaran Rupiah hingga Lapor Polisi, Belasan Tahun Ditipu Tamara Bleszynski Rugi Miliaran Rupiah hingga Lapor Polisi, Belasan Tahun Ditipu. Liputan6 ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Artis senior Tamara Bleszynski bersama kuasa hukumnya, T.Djohansyah mendatangi Mabes Polri Jakarta Selatan pada Selasa (12/10) kemarin. Pemain film Air Terjun Pengantin ini membuat aduan terkait kerugian materiel yang dialaminya.

T.Djohansyah selaku kuasa hukum Tamara mengatakan bahwa kliennya mengalami kerugian hingga belasan miliar rupiah akibat penipuan yang dilakukan rekan bisnisnya. Sejauh ini pihaknya masih harus melengkapi beberapa dokumen agar laporan tersebut bisa diproses ke jalur hukum.

"Pihak penyidik masih membantu meminta kami memenuhi beberapa dokumen terkait. Jadi kami masih sedikit lagi kerja untuk mencari keadilan ini. Mudah-mudahan segera terpenuhi," tutur T.Djohansyah.

2 dari 3 halaman

Belasan Tahun Ditipu

tamara bleszynski rugi miliaran rupiah hingga lapor polisi belasan tahun ditipu
©2021 Merdeka.com/ Instagram @tamarableszynskiofficial

Terkait kasus hukum yang dialaminya, Tamara Bleszynski menyampaikan isi hatinya di media sosialnya. Ia mengaku sudah belasan tahun ditipu oleh rekan bisnisnya.

Dalam unggahannya itu, Tamara juga mengungkapkan bahwa laporan yang dibuatnya sempat ditolak. Akan tetapi, belum ada kejelasan mengenai alasan mengapa laporan tersebut ditolak oleh pihak kepolisian.

"Duka dan luka ini mendalam. Belasan tahun aku menderita…ku meminta bantuan hanya utk didengar, tapi penolakan yg ku dapat. Tidak kah kamu punya hati? Tidak kah kamu punya rasa kemanusiaan, paling tdk utk menerima pengaduan seorang korban," tuturnya.

3 dari 3 halaman

Hak Keadilan

tamara bleszynski rugi miliaran rupiah hingga lapor polisi belasan tahun ditipu

Liputan6 ©2021 Merdeka.com

Tamara juga menegaskan bahwa saat ini dia hanya ingin meminta keadilan. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya hanya orang biasa yang juga memiliki hak untuk mendapat keadilan.

"Aku memang bukan siapa2 sekarang, hanya seorang ibu yg punya warung, hartaku tdk lah banyak, aku hanya seorang ibu yg berjuang utk menafkahkan anaknya dan aku adalah korban ketidakadilan yg luka dan menderita. Aku bukan mencari harta…aku hanya ingin mencari KEADILAN," ujarnya.

Sementara itu Tamara maupun kuasa hukumnya belum bicara secara detail terkait kasus hukum tersebut sebelum dirinya resmi membuat laporan.

"Kerugiannya yang jelas angkanya belasan miliar. Kronologinya belum bisa kami jelaskan karena mendahului laporan kita. Kita belum sampai pada buat laporan," kata kuasa hukum.

[frd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini