Rumah Adik Acha Septriasa Dibobol Maling saat Iduladha, Begini Kronologinya

Minggu, 2 Agustus 2020 20:00 Reporter : Intan Kumalasari
Rumah Adik Acha Septriasa Dibobol Maling saat Iduladha, Begini Kronologinya Acha Septriasa. instagram @septriasaacha ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari keluarga aktris Acha Septriasa. Melalui akun Instagramnya, Acha menyampaikan bahwa rumah adik kandungnya,Juwita Maritsa,dibobol maling ketika merayakan Iduladha.

"Boleh kah saya berbicara ? saya hanya ingin share sesuatu yang menurut saya penting untuk di share karena menentukan keselamatan kita sebagai warga negara, masyarakat, di tengah pandemi yang segala nya semakin terlihat tidak pasti ini," tulis Acha di akun Instagramnya.

Acha juga mengungkapkan keresahannya atas kejadian yang menimpa adiknya ini.

"Resah! Itu yang saya Rasakan , ketika adik kandung saya, yang baru menempati rumah 1 bulan setelah mereka pindah dari rumah orang tua, melanjutkan hidup mereka dengan sedikit demi sedikit gaji yang mereka miliki, dari bekerja . Untuk berusaha hidup mandiri, sebagai pasangan suami istri, Harta benda di dalam kamar dan rumah mereka sendiri, HARUS RAIB , dibawa Perampok," tulisnya.

Di unggahannya, Acha juga mengungkapkan kronologi kejadiannya pencurian di rumah adiknya yang berlokasi di Tebet ini. Berikut selengkapnya.

1 dari 5 halaman

Dibobol Maling Ketika Rayakan Iduladha

Di unggahannya, Acha menjelaskan jika rumah adiknya dibobol maling di Hari Raya Iduladha. Kala itu sang adik, Juwita tengah menjalankan salat Iduladha dan kembali ke rumah pukul 11 siang.

"Kemarin, tepat nya tanggal 31 July Hari Jumat, adik saya , Juwita, menjalankan solat Idul Adha, dan pulang jam 11 siang karena melihat kejanggaln di CCTV online, yg Mati tiba2 , mereka kemudian pulang ke rumah, menyalakan CCTV kembali, lalu bergegas ke rumah Mertua," cerita Acha.

acha

©2020 Merdeka.com/Instagram @Septriasaacha

2 dari 5 halaman

Barang-Barang Masih Ada

Saat kembali ke rumah, Juwita melihat barang-barang di rumahnya masih lengkap. Tak lupa Ia juga mengecek barang-barang di kamarnya dan ternyata tidak ada barang yang hilang. Akhirnya Ia memutuskan untuk ke rumah mertua dengan menggembok pintu rumah.

"Siang hari, waktu Juwita masuk ke kamar, barang- barang masih ada di tempatnya, akhirnya Juwita pergi keluar rumah tentunya dengan mengunci pintu gembok dan mengaktifkan kembali CCTV," tulis Acha.

acha

©2020 Merdeka.com/Instagram @Septriasaacha

3 dari 5 halaman

Rumah Kemalingan

Ketika pulang ke rumah pada pukul 7 malam, pagar rumah Juwita ternyata sudah dalam kondisi terbuka. Juwita dan keluarganya pun tak berani masuk dan segera menghubungi saudara yang lain.

"Seharian mereka pergi berkunjung kerumah sanak saudara dan family, pulang pukul 7 malam , rumah Juwita sudah terbuka pagar nya, meninggalkan bekas gembok yg terbuka , dan Mereka tak berani masuk takut Rampok masih ada, Suami Akhirnya memutuskan untuk menelfon keluarga dan lalu masuk ke dalam rumah secara hati2," tulisnya.

4 dari 5 halaman

Barang-barang Berserakan

Saat Juwita dan keluarganya masuk ke dalam rumah, kondisinya sudah berantakan. Barang-barang berharga sudah raib dicuri.

"Saat itu keluarga Org tua Juwita, yang merupakan Ibu bapak saya bersama suami dan Juwita masuk bersama dan menemukan barang2 berserakan di kamar, TV sudah di ringkus di ruang keluarga , berangkas habis dibawa , padahal di simpan di tempat sangat amat rahasia, berangkas pun baru di beli 1 bulan yg lalu, di ambil langsung dari toko , tanpa jasa delivery," ungkap Acha.

"Kami kaget, patah hati, bersyukur karena nyawa kami tidak melayang, namun rasa hati ini sakit, karena semua harta benda yang terdapat surat2 di dalam nya dan tabungan mas kawin hilang di rampok orang yang mungkin telah mengamati rumah kami, bbrp hari ini. Kami cuma ingin Pihak kepolisian, meringkus dan mencari dalang di balik kejadian ini," tulisnya.

5 dari 5 halaman

Ajak Waspada

Acha pun melanjutkan curahan hatinya melalui postingan berbeda. Ia mendukung penuh pihak kepolisian untuk menuntaskan kejahatan ini. Selain itu Ia juga mengajak masyarakat untuk waspada dengan kondisi saat ini.

"Saya mendukung penuh kepolisian , untuk secara tegas memberantas KERESAHAN kita bersama ! Saya berbicara karena saat ini mungkin adik saya, namun kedepan nya, apakah ada jaminan kita bisa merasa aman menyimpan barang2 dirumah sendiri, jika tanpa di telusuri, dan di berikan efek jera kepada Maling dan Komplotan perampok tersebut," ucapnya

"Prioritas utama kita saat ini adalah memastikan rasa aman di masyarakat.
Teman- teman.. mari sama2 waspada akan fenomena ini, ditengah pandemi, bukan hanya kesehatan kita yang terancam , tapi Ekonomi masyarakat juga terancam dan kriminal makin tak bisa di kendalikan, jangan biarkan Rampok beraksi dan merasa aman berkeliaran tanpa kejaran..," pungkasnya. 

acha

©2020 Merdeka.com/Instagram @Septriasaacha

[kum]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini