Puisi Jusuf Kalla Tetang Corona, Ungkap Lokasi Covid-19 Muncul Pertama

Rabu, 1 April 2020 11:30 Reporter : Dimas Putra Mandegani
Puisi Jusuf Kalla Tetang Corona, Ungkap Lokasi Covid-19 Muncul Pertama Jusuf Kalla. ©2019 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Di tengah pandemi virus corona, beberapa tokoh masyarakat dan pejabat bahu membahu untuk mencegah peluasannya. Mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK), turut prihatin dengan meluasnya virus ini. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menulis puisi tentang corona.

Pria kelahiran Watampone, Bone, Sulawesi Selatan ini menulis sebuah puisi berjudul ‘Corona Virus’ yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

Lewat puisinya tersebut, mantan wakil presiden periode 2004-2009 dan 2014-2019 ini menyampaikan pesan bahwa virus corona bisa menyerang siapapun tanpa pandang bulu.

JK juga meminta bangsa Indonesia harus bersatu melawan Covid-19.

1 dari 2 halaman

Unggahan Puisi Jusuf Kalla di Akun Instagram Pribadinya

jusuf kalla bikin puisi corona

Instagram @jusufkalla

Melalui akun instagram pribadi @jusufkalla, JK membagikan puisi yang dibuatnya. Puisi Jk telah di ketik dan di cetak di selembar kertas putih.

2 dari 2 halaman

Isi Puisi JK Tentang Corona

Semua bermula dari Wuhan
Menyebar kemana-mana tanpa pemberitahuan
Melampaui batas Negara dan Jabatan
Memapar segala Bangsa tanpa ampun

Di Korea menyebar dari tempat Peribadatan
Melanda Qom, tempat suci Syiah di Iran
Di Italia merebak di Kota mode Milan
Di Negeri ini diawali di tempat Hiburan

Hari-hari ini penuh dengan kekhawatiran
Di mana doa terbaik sudah dipanjatkan
Bekerja, belajar, dan ibadah sudah dirumahkan
Menunggu nasib baik penuh harapan

Ya Tuhan, berilah kepada para ahli, kemampuan
Untuk menemukan yang dicari, obat dan vaksin
Sebagaimana janji-Mu, bahwa semua penyakit ada obatnya
Agar kami dapat beribadah lagi di Masjid dengan gembira

Kepada Bangsa, bersatu dengan penuh semangat
Semua dapat membantu sesuai kemampuan
Bagi yang Ahli membantu yang sakit
Bagi yang mampu membantu yang rentan

Kepada para Dokter dan Perawat, terima kasih atas ketulusan
Dan atas upaya yang penuh risiko dan pengorbanan
Kepada para Relawan, terima kasih atas pengabdian
Akhirnya kepada Allah jualah kami memohon

Jakarta, 28 Maret 2020

[dim]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini