Prihatin Banyak Anak Nelayan Tak Bisa Baca, Aksi Dokter Muda Ini Inspiratif

Selasa, 15 September 2020 18:30 Reporter : Fatimah Rahmawati
Prihatin Banyak Anak Nelayan Tak Bisa Baca, Aksi Dokter Muda Ini Inspiratif Prihatin Banyak Anak Nelayan Tak Bisa Baca, Aksi Dokter Muda Ini Inspiratif. Instagram/@pondokbelajararnila ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pendidikan adalah hak bagi setiap anak. Namun pada kenyataannya, di Indonesia masih banyak anak-anak yang tidak bisa mendapatkan akses dan fasilitas pendidikan yang layak.

Kepedulian tentang pendidikan anak ini lah yang membuat seorang dokter muda cantik di Kota Medan, Sumatra Utara, tergerak hatinya untuk membuat sebuah pondok belajar bagi anak-anak nelayan yang masih terpinggirkan.

Arnila Melina, darah kelahiran Bengkalis, 14 April 1995 ini awalnya hanya berniat membagikan buku bacaan bagi anak-anak di Kampung Nelayan, di wilayah Belawan, Kota Medan. Namun, di sana Ia justru melihat banyak anak-anak yang belum bisa membaca, yang akhirnya membuat Ia memutuskan untuk mengajar anak-anak tersebut hingga kini mempunyai pondok belajarnya sendiri.

Atas aksinya ini, Ia pun meraih penghargaan Medan Most Inspiring Award (MMIA) di tahun 2018. Namun, kisahnya dalam memperjuangkan hak pendidikan anak-anak di Kampung Nelayan ini tidaklah mudah, berikut kisah selengkapnya.

Baca Selanjutnya: Perjuangan Awal Mengajar di Kampung...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini