Pasien Positif Covid-19 di Sumut Bertambah Jadi 26 Orang, Ini Faktanya

Rabu, 1 April 2020 11:25 Reporter : Fatimah Rahmawati
Pasien Positif Covid-19 di Sumut Bertambah Jadi 26 Orang, Ini Faktanya Bertambah 6 Orang, Pasien Positif COVID-19 di Sumut Meningkat Menjadi 20 Orang. liputan6.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Per Selasa (31/3) jumlah pasien yang dinyatakan positif ternjangkit virus Corona COVID-19 di Sumatera Utara bertambah menjadi 26 orang. Terjadi penambahan jumlah pasien positif COVID-19 sebanyak 6 orang, di mana sebelumnya berjumlah 20 orang.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara, dr Aris Yudhariansyah pada konferensi pers live streaming melalui kanal YouTube pada Selasa (31/3).

"Pasien positif 26 orang. Ada penambahan 6 dari sebelumnya 20," kata Aris, seperti yang dilansir dari Antara.

1 dari 4 halaman

Lima Orang Positif COVID-19 dari Hasil Rapid Test

Aris menyampaikan bahwa dari penambahan 6 orang yang positif terjangkit COVID-19 ini, 5 orang di antaranya diketahui positif setelah melakukan Rapid Test.

"Data ini meningkat 23 persen dari hari sebelumnya berjumlah 20 orang. Dari 26 orang, 5 di antaranya dinyatakan positif dari hasil tes cepat atau rapid tes," katanya.

2 dari 4 halaman

Jumlah ODP Naik Menjadi 2.934 Orang

Sementara itu, kenaikan juga kembali terjadi terhadap jumlah orang dalam pengawasan (ODP). Kenaikan jumlah ODP ini mencapai 0.8 persen dari yang sebelumnya berjumlah 2.906 orang menjadi 2.934 orang.

3 dari 4 halaman

Jumlah PDP Turun Menjadi 70 Orang

Aris menambahkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penuruan sebesar 8.5 persen dari jumlah sebelumnya. Pada Senin (30/3) lalu jumlah PDP di Sumut tercatat berjumlah 76 orang, dan kini menjadi 70 orang.

4 dari 4 halaman

Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam COVID-19

Saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga telah meningkatkan status siaga darurat bencana non-alam COVID-18 menjadi tanggap darurat bencana non-alam COVID-19. Peningkatan status ini resmi dilakukan sejak Senin (30/3).

"Peningkatan status ini ditetapkan dalam Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara yang ditetapkan pada Senin (30/3)," ujar Aris.

Peningkatan status ini kata Aris, diambil setelah terjadinya kenaikan eskalasi orang yang terjangkit COVID-19 di Sumatera Utara.

[far]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini